Mengenal Hantavirus, Virus dari Tikus yang Perlu Diwaspadai
- 14 Mei 2026 22:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Hantavirus merupakan kelompok virus yang berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan mencit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut virus ini dapat menyebabkan gangguan serius pada ginjal maupun paru-paru manusia.
World Health Organization menyatakan Hantavirus ditemukan di berbagai wilayah dunia dengan karakteristik berbeda di tiap kawasan. Jenis yang menyerang paru-paru lebih banyak ditemukan di Amerika, sedangkan tipe yang menyerang ginjal banyak ditemukan di Asia dan Eropa.
Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni menjelaskan penularan Hantavirus berasal dari urine, air liur, dan kotoran tikus yang mengandung virus. Virus dapat masuk ke tubuh manusia melalui debu yang terhirup maupun kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.
Gejala awal Hantavirus sering menyerupai flu sehingga kerap sulit dikenali sejak dini. Penderita biasanya mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan tubuh lemas.
Pada kondisi berat, infeksi Hantavirus dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius hingga gagal ginjal. Kemenkes menyebut tingkat fatalitas penyakit ini cukup tinggi apabila pasien terlambat mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini belum terdapat obat antivirus maupun vaksin khusus yang digunakan secara luas untuk menangani Hantavirus. Penanganan pasien dilakukan melalui perawatan intensif untuk membantu fungsi pernapasan dan menangani komplikasi yang muncul.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus di sekitar permukiman. Warga juga diminta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan gudang, loteng, maupun area tertutup yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus. Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....