Mengapa Es Teh Manis Lebih Memuaskan diminum ketika Haus?
- 07 Mei 2026 13:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Saat cuaca panas atau setelah aktivitas berat, banyak orang merasa es teh manis, soda, atau minuman berpemanis terasa lebih “kena” dibanding air putih. Sensasi puas itu ternyata bukan hanya karena tubuh mendapat cairan, tetapi juga berkaitan dengan cara otak merespons gula.
Haus merupakan sinyal biologis kuat yang mendorong tubuh segera mencari cairan. Namun, otak manusia tidak hanya mengejar hilangnya rasa haus, melainkan juga pengalaman yang terasa menyenangkan.
Kajian ilmiah oleh Elizabeth G. Mietlicki-Baase dan tim dalam jurnal Fluid intake, what's dopamine got to do with it? yang dirilis dalam www.sciencedirect.com menjelaskan bahwa sistem dopamin di otak memiliki hubungan erat dengan perilaku minum dan motivasi tubuh mencari cairan. Dopamin dikenal sebagai zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa senang dan penghargaan.
Saat seseorang mengonsumsi minuman manis, otak melepaskan respons reward yang lebih kuat dibanding saat minum air putih. Inilah yang membuat minuman berpemanis terasa lebih memuaskan, terutama ketika tubuh sedang lelah atau kepanasan.
“Tubuh tidak hanya mencari hidrasi, tetapi juga sensasi menyenangkan,” tulis peneliti dalam kajian tersebut. Karena itu, minuman manis sering terasa lebih nikmat meski kebutuhan utama tubuh sebenarnya hanyalah cairan.
Fenomena ini juga menjelaskan mengapa banyak orang sulit menolak es teh manis atau minuman dingin berpemanis setelah beraktivitas. Kombinasi rasa manis, suhu dingin, dan pelepasan dopamin membuat otak menganggap pengalaman tersebut sebagai hadiah.
| Baca juga: Segarnya Minuman Markisa Alami |
Meski demikian, rasa puas tidak selalu berarti tubuh lebih terhidrasi. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk mengganti cairan tubuh tanpa tambahan gula berlebih.
Konsumsi minuman manis secara berlebihan juga perlu diwaspadai. Pasalnya dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan gangguan metabolisme lainnya.
Dengan memahami cara kerja otak terhadap minuman manis, masyarakat diharapkan lebih bijak memilih asupan saat haus. Apa yang dicari tubuh belum tentu sama dengan yang paling dibutuhkan tubuh. (Hil)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....