Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Sering Minum Teh
- 25 Apr 2026 17:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Konsumsi teh memang umum dilakukan sehari-hari, namun bagi ibu hamil perlu dibatasi. Hal ini karena teh mengandung zat yang dapat memengaruhi penyerapan nutrisi penting.
Teh mengandung tanin, yaitu senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin selama kehamilan.
Menurut Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal "Pengaruh Pola Minum Teh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil" oleh Ana Safitri et al.(2022), Penyerapan zat besi ini dapat terjadi karena pola konsumsi minum teh dan menjadi faktor penyebab anemia pada ibu hamil. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin.
Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelelahan, pusing, hingga komplikasi persalinan. Selain itu, janin juga berisiko mengalami kekurangan oksigen dan gangguan pertumbuhan.
Meski demikian, ibu hamil tidak harus sepenuhnya menghindari teh. Konsumsi tetap diperbolehkan dengan memperhatikan jumlah dan waktu minum agar tidak terlalu sering.
Sebaiknya hindari minum teh bersamaan atau setelah makan makanan tinggi zat besi. Beri jeda setidaknya satu hingga dua jam agar penyerapan zat besi tetap optimal.
Selain itu, batasi konsumsi teh tidak berlebihan dalam satu hari. Pilih juga teh dengan kadar kafein rendah untuk mengurangi risiko lainnya.
Sebagai alternatif, ibu hamil dapat mengonsumsi air putih atau jus buah kaya vitamin C. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.
Dengan pengaturan pola konsumsi yang tepat, ibu hamil tetap dapat menjaga keseimbangan nutrisi. Langkah ini penting untuk memastikan kesehatan ibu dan perkembangan janin tetap optimal. (Mariana Intan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....