Dinkes Solo Kirimkan 50 Sampel Suspek Campak ke Balai Laboratorium
- 03 Apr 2026 02:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo memastikan sepanjang 2026, masih belum menemukan kasus positif campak. Meskipun begitu belum lama pihaknya sudah mengirimkan sampel suspek ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi di Yogyakarta.
Ditemui di kantornya pada Kamis, 2 April 2026, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari menjelaskan bahwa pihaknya belum lama mengirimkan 50 sampel suspek campak ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut dari bulan Januari hingga Maret 2026.
Dirinya berharap dari 50 sampel yang dikirimkan ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi di Yogyakarta tidak ada satupun yang dianggap positif campak.
"Kalau data yang positif di 2026 belum ada, cuma kalau suspek kan tetap ada dan kalau suspek belum tentu dia positif. Kita kirim sampel dari semua Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada sebanyak 50 sampel, hasilnya belum keluar sekitar dua minggu lagi setelah pengiriman. Baru kemarin kita kirim," kata Retno Erawati Wulandari.
Retno juga menjelaskan ciri-ciri anak yang terkena campak pada umumnya memiliki panas badan tinggi, batuk, pilek, mata merah dan kemudian muncul ruam merah terutama pada bagian belakang telinga.
Ruam sendiri dikatakannya akan mulai menghitam satu sampai dua minggu. Dari sampel yang diberikan ke laboratorium, Kepala Dinas Kesehatan memastikan lebih banyak pada usia anak-anak yang didominasi balita.
"Kebanyakan balita, anak-anak Sekolah Dasar (SD) kedua. Kalau usia paling kecil belum sampai se-detail itu. Apabila nanti dinyatakan positif, nanti akan ada status imunisasinya bagaimana, riwayat apa, lingkungan seperti apa, apakah ada juga lingkungannya yang mempunyai gejala seperti itu dan temen-temen sekolahnya," katanya menambahkan.
Ditambahkan Retno Erawati Wulandari bahwa tindak lanjut baru akan dikeluarkan setelah hasil menunjukkan hasil positif. Dirinya menghimbau kepada para orang tua yang belum melakukan imunisasi lengkap anak-anaknya bisa dilakukan sekarang.
Dinas Kesehatan Kota Solo sendiri memastikan bahwa capaian vaksinasi imunisasi hingga akhir tahun sudah mencapai 75 persen. Namun masih banyak para orang tua yang tidak mau memberikan imunisasi lengkap kepada anak-anaknya.
Dengan tidak melakukan imunisasi lengkap kepada anak-anaknya, Retno Erawati Wulandari memastikan anak akan menjadi rentan terkena penyakit, tidak hanya campak saja. Apalagi kehadiran imunisasi sendiri sangat berguna dalam menimbulkan kekebalan tubuh kelompok terhadap penyakit yang ada. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....