Amankah Konsumsi Minuman Energi saat Mudik?

  • 25 Mar 2026 08:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak pemudik mengandalkan minuman energi untuk mengusir rasa kantuk dan kelelahan selama perjalanan jauh di jalur mudik. Namun, konsumsi berlebihan justru berisiko memicu jantung berdebar kencang dan gangguan fokus akibat asupan kafein yang terlalu tinggi.

Kandungan gula yang melimpah dalam minuman energi dapat menyebabkan efek sugar crash yang membuat tubuh terasa sangat lemas setelah energi sesaat menghilang. Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengemudi karena dapat menurunkan tingkat kewaspadaan secara drastis saat berada di jalan tol.

Efek diuretik dari kafein juga berisiko menyebabkan dehidrasi jika pemudik tidak mengimbanginya dengan minum air putih yang cukup. Tubuh yang kekurangan cairan akan lebih cepat merasa lelah dan sulit berkonsentrasi pada navigasi maupun situasi lalu lintas.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, para ahli kesehatan menyarankan agar pemudik lebih mengutamakan istirahat singkat setiap empat jam sekali daripada memaksakan diri dengan stimulan kimia. Tidur singkat selama 15 hingga 30 menit jauh lebih efektif untuk memulihkan kebugaran tubuh secara alami dan aman.

Pilihan camilan sehat seperti buah-buahan atau kacang-kacangan juga bisa menjadi sumber energi tambahan yang lebih stabil bagi para pengemudi. Keselamatan perjalanan harus menjadi prioritas utama dibandingkan sekadar mengejar waktu sampai ke kampung halaman. (LPU_Bayu Aji Rinaldi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....