Cek KKN Mahasiswa di Sragen, Rektor UNS Dorong Literasi dan Potensi Wisata

  • 16 Agt 2026 17:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Sebanyak 354 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa di Kabupaten Sragen pada periode Juli–Agustus 2026. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bagian dari kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Pelaksanaan KKN tersebut dimonitoring dan dievaluasi langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, bersama Rektor UNS, Prof. Hartono. Kunjungan lapangan dilakukan di lokasi KKN Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, dan Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sabtu 15 Agustus 2026.

Di Desa Kedawung, mahasiswa menjalankan KKN Literasi UNS yang bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Program tematik selama 45 hari tersebut diarahkan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, mengoptimalkan taman bacaan desa, sekaligus mendukung pembangunan desa berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).

Sejumlah program yang dijalankan meliputi pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring (read aloud), cerdas mengulas buku, proyek berbasis isi buku bacaan, menulis cerita berbasis buku, kunjungan literasi, serta apresiasi literasi tingkat desa.

Sementara itu, KKN Reguler UNS di Desa Sambirejo diarahkan pada pengembangan kapasitas desa sekaligus penguatan potensi wisata lokal. Salah satu fokus utamanya adalah promosi dan rebranding Embung Dewi Nawang Wulan sebagai salah satu potensi wisata desa.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNS yang menjadikan sejumlah desa di Kabupaten Sragen sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

"Kami merasa terhormat karena Rektor UNS Prof. Hartono memilih Desa Kedawung dan Desa Sambirejo ini menjadi lokasi KKN bagi adik-adik mahasiswa UNS," ujar Sigit.

Bupati menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai program kerja yang dibawa mahasiswa dinilai mampu menjadi kontribusi tambahan dalam mendorong kemajuan desa.

Bupati Sigit juga berharap pengalaman selama berada di Sragen dapat memberikan kesan positif bagi para mahasiswa.

"Sinergi ini tentu terus kami harapkan. Kami merasa terbantu untuk memajukan Kabupaten Sragen atas kontribusi dari KKN UNS ini. Program kerja adik-adik KKN ini bagus sekali, sebuah kebanggaan bagi kami dan layak untuk diapresiasi," katanya.

Sementara itu, Rektor UNS Prof. Hartono menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Ia mengapresiasi Pemkab Sragen yang terbuka terhadap kerja sama program KKN.

"Saya merasa senang sekali apabila ada pemimpin atau kepala daerah yang visioner memikirkan daerahnya, sehingga pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan perguruan tinggi," ucap Prof. Hartono.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sragen, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa yang telah memfasilitasi mahasiswa selama KKN. Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan pengabdian masyarakat, melainkan ruang pembelajaran soft skill sebelum memasuki dunia kerja.

"KKN ini berguna bagi kalian untuk menganalisis masalah di tengah masyarakat, kemudian mencari solusi dan mengeksekusinya di tengah keterbatasan waktu dan sumber daya," katanya. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....