Ketonggeng Masuk Rumah, Pertanda Banyak Kecoa

  • 19 Jul 2026 23:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Hewan yang memiliki nama ilmiah Mastigoproctus giganteus ini termasuk kelompok arachnida, kerabat dekat kalajengking dan laba-laba. Meski penampilannya terlihat menyeramkan, ketonggeng bukanlah hewan yang agresif terhadap manusia.

Di alam liar, ketonggeng dikenal sebagai predator yang sangat tangguh. Kemampuannya berburu membuat hewan ini dijuluki sebagai salah satu predator "tier atas" di dunia arthropoda.

Mengutip akun Instagram @hamalogis, sejumlah penelitian menunjukkan ketonggeng mampu mengalahkan berbagai jenis serangga dan hewan kecil lainnya. Salah satu senjata andalannya adalah cairan asam beraroma tajam yang disemprotkan untuk mengusir atau melemahkan musuh.

Salah satu mangsa favorit ketonggeng adalah kecoa. Serangga yang minim kemampuan bertahan tersebut menjadi sasaran empuk sehingga keberadaan ketonggeng sering kali menandakan populasi kecoa di sekitar rumah cukup banyak.

Dari sisi ekologi, ketonggeng justru membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Dengan memangsa kecoa dan serangga lain, hewan ini berperan sebagai pengendali hama alami tanpa menggunakan bahan kimia.

Meski demikian, masyarakat tetap disarankan tidak memegang ketonggeng secara langsung. Jika menemukannya di dalam rumah, hewan ini sebaiknya dipindahkan secara hati-hati ke area luar menggunakan wadah atau bantuan alat yang aman.

Keberadaan ketonggeng menjadi pengingat bahwa lingkungan rumah mungkin menyediakan sumber makanan yang melimpah bagi predator tersebut. Menjaga kebersihan rumah dan mengurangi populasi kecoa merupakan langkah terbaik agar hewan ini tidak lagi berkunjung.

(Ridho Wicaksono)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....