Perkuat Literasi Masyarakat, Enam Pegiat Solo Raya Masuk Relima Perpusnas 2026
- 22 Mei 2026 12:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Enam pegiat literasi asal Solo Raya terpilih menjadi Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) tahun 2026. Mereka menjadi bagian dari 25 relawan yang akan bertugas di 22 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah lima relawan.
Salah satu Relima terpilih asal Kabupaten Sukoharjo, Novelia Citraresmi, menyambut baik keberlanjutan program tersebut sekaligus peningkatan jumlah relawan di Jawa Tengah. “Alhamdulillah tahun ini program Relima masih tetap berlanjut dan di Jawa Tengah mendapatkan tambahan pasukan Relima, dari lima Relima menjadi 25 Relima di 22 lokus dampingan. Terima kasih, saya juga masih mendapatkan kepercayaan dari Perpusnas untuk mengemban amanah ini,” ujar Novelia, Rabu 21 Mei 2025.
Menurut Novelia, bertambahnya jumlah relawan diharapkan mampu memperluas dampak gerakan literasi di berbagai daerah. Ia berharap kolaborasi antarelawan dapat memperkuat program-program literasi yang selama ini telah berjalan di masyarakat.
“Harapannya semoga ke depan dampak program literasi ini semakin meluas, khususnya di Sukoharjo, serta di Jawa Tengah yang mendapatkan tambahan teman-teman Relima. Untuk di Sukoharjo juga semoga program literasi semakin meluas, mengaktivasi program literasi dari rumah atau keluarga, komunitas, dan sebagainya. Sehingga jika program ini bisa terlaksana dan konsisten, semoga dari nyala yang kecil ini bisa menghasilkan nyala yang lebih besar lagi,” katanya.
Perpusnas pada awal tahun 2026 menjaring ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti seleksi Relawan Literasi Masyarakat. Dari proses tersebut, sebanyak 360 orang dinyatakan lolos dan resmi menjadi relawan yang akan mendukung penguatan budaya literasi di berbagai wilayah Indonesia.
Di Jawa Tengah, sebanyak 25 pegiat literasi berhasil terpilih sebagai Relima 2026. Jumlah tersebut meningkat lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah lima orang. Para relawan akan menjalankan pendampingan literasi di 22 kabupaten dan kota yang menjadi lokus program.

Koordinator Relima Jawa Tengah 2025, Badiatul Chusnia, menilai peningkatan jumlah relawan menjadi peluang besar untuk memperkuat gerakan literasi di daerah. Namun, ia mengingatkan pentingnya membangun sinergi dan kesamaan visi di tengah beragam latar belakang para relawan.
“Semakin banyak pasukan, banyak jejaring dan talenta, tapi butuh waktu dan ruang untuk bergandeng tangan menyamakan tujuan walaupun dengan jalan yang berbeda,” ujar Badiatul Chusnia.
Berdasarkan daftar Relima Jawa Tengah 2026, enam perwakilan dari Solo Raya yang lolos seleksi yakni Desi Ela Putri Anggraini dan Lilik Kurniawan dari Boyolali, Erawati Wijaya Sakti dari Karanganyar, Muhammad Ilham Sofyan dari Sragen, Novelia Citraresmi dari Sukoharjo, serta Miswanto dari Wonogiri. Kehadiran mereka diharapkan semakin memperkuat gerakan literasi hingga tingkat keluarga dan komunitas di wilayah Solo Raya. (DR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....