Pengurus Baru ICMI Karanganyar Komit Cetak SDM Muslim Berdaya Saing

  • 15 Feb 2026 21:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi komitmen utama Majelis Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Karanganyar periode 2026–2031. Isu strategis ini ditegaskan sebagai program prioritas untuk mencetak masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan literasi yang kuat di tengah tantangan zaman.

Ketua ICMI Kabupaten Karanganyar terpilih menyatakan bahwa organisasi ini akan berfungsi sebagai pusat pengembangan intelektual. Fokus pada SDM dianggap sebagai kunci utama agar kontribusi cendekiawan muslim dapat dirasakan secara nyata dalam mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Karanganyar.

“ICMI akan terus berupaya menghadirkan program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi, serta pengembangan pemikiran Islam yang inklusif,” ujar Ketua ICMI Kabupaten Karanganyar terpilih, Minggu 15 Februari 2026.

Langkah penguatan SDM tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam acara Pelantikan Majelis Pengurus ICMI di Ruang Rapat Paripurna DPRD Karanganyar. Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menekankan bahwa sinergi antara intelektual dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menciptakan SDM yang berdaya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.

“Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi secara profesional, amanah, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana.

ICMI Karanganyar memposisikan diri sebagai wadah lahirnya gagasan konstruktif yang fokus pada pemberdayaan kapasitas masyarakat secara berjenjang. Melalui kolaborasi dengan berbagai pakar dan akademisi, kepengurusan periode ini optimistis mampu menjadikan kaum muslim di Karanganyar sebagai motor penggerak daerah yang moderat dan inovatif.

“ICMI akan menjadi wadah lahirnya gagasan-gagasan konstruktif, pusat pengembangan intelektual Muslim, serta mitra strategis dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berdaya saing,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....