Sinergitas Lintas Sektor Wujudkan Kemandirian Pangan

  • 10 Okt 2025 10:24 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2025 melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat digelar Gerakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan Selasa (8/10/2025) di Dukuh Pilangrejo, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Penanaman jagung dilakukan di atas lahan seluas 2,7 hektare, dengan bibit bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sragen. Selain penanaman, kegiatan ini juga dimeriahkan Gerakan Pangan Murah dan pelayanan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan gigi, pemeriksaan umum, dan pembagian obat gratis.

Polres Sragen menggelar pasar murah dengan menyediakan bahan pokok berupa beras 3 ton, minyak goreng 480 liter, dan gula 120 kilogram, yang dijual dengan harga terjangkau. Harga beras Rp11.500/kg, minyak Rp15.500/liter, dan gula Rp16.000/kg.

Wakil Pemimpin Cabang Bulog Surakarta, Dicky Yusfarino, menjelaskan bahwa Polri kini mendapat tugas untuk melakukan pendampingan penanaman dan penyerapan hasil jagung dari petani.

“Kalau dulu ada program sergap gabah, sekarang giliran sergap jagung yang menjadi tanggung jawab jajaran kepolisian. Jagung ini nantinya juga akan menjadi bagian dari cadangan pangan pemerintah melalui program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung,” kata Dicky.

Ia menambahkan pemerintah telah menetapkan harga acuan dasar jagung sebesar Rp6.400 per kilogram agar petani memperoleh harga jual yang layak. Bulog membeli jagung langsung dari petani dengan harga tersebut, kemudian menyalurkan kepada agen atau asosiasi peternak dengan harga Rp5.000 per kilogram, dan agen menjual kepada masyarakat atau peternak dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram.

Masih menurut Dicky, selisih harga tersebut ditanggung oleh pemerintah sebagai bentuk subsidi, guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Kabupaten Sragen disebut menjadi salah satu daerah penyumbang produksi jagung terbesar di wilayah Soloraya, dengan luas lahan mencapai sekitar 90 ribu hektare.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen. Pol. Latif Usman, didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Kepala Kepolisian Resor Sragen AKBP Dewiyana Syamsu Indriasari menyaksikan Tanam Jagung Serentak secara daring dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan itu dilakukan dari Provinsi Banten, dan dihadiri Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Wapres Gibran menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas instansi untuk mewujudkan kemandirian pangan.

“Kami mempunyai kewajiban memastikan visi dan misi Presiden berjalan dengan baik, salah satunya melalui ketahanan pangan. Cara kerja seperti ini harus kita teruskan, kerja bersama, kerja kolaboratif lintas sektor, lintas instansi,” kata Wapres Gibran.

Gibran menambahkan hingga kuartal ketiga tahun 2025, total produksi jagung nasional telah mencapai 2,8 juta ton. Diharapkan dapat meningkat pesat dengan dimulainya penanaman serentak di kuartal keempat ini.

“Saya berharap hasil panen bukan hanya angka di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani dan masyarakat,” ujarnya. (mira&salmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....