Program BTS Kemenhub Republik Indonesia

  • 21 Jun 2026 05:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Program Buy The Service (BTS) dari Kementerian Perhubungan merupakan skema subsidi layanan transportasi massal perkotaan seperti Teman Bus dan Batik Solo Trans. Melalui program ini, pemerintah membeli layanan dari operator swasta untuk menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan berstandar bagi masyarakat.

Dikuti dari @kemenhub.51, kabar baiknya, sejumlah daerah penerima subsidi BTS telah berhasil mengelola layanan bus perkotaan secara mandiri melalui pemerintah daerah masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa program BTS mampu mendorong kemandirian pengelolaan transportasi publik di daerah.

BTS menerapkan prinsip Buy The Service, yaitu Pemerintah Pusat melalui Kemenhub menanggung 100 persen biaya operasional kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati layanan angkutan umum yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, operator swasta tidak dibayar berdasarkan jumlah penumpang yang diangkut. Pembayaran diberikan berdasarkan kinerja layanan, seperti ketepatan waktu, kebersihan, dan kualitas pelayanan yang diberikan.

Tujuan utama program BTS adalah meningkatkan kualitas layanan transportasi massal yang aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi. Program ini juga bertujuan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum guna mengurangi kemacetan.

Selain itu, BTS menjadi bagian dari upaya transformasi perkotaan melalui pemberian bantuan teknis kepada pemerintah daerah. Bantuan tersebut mendukung penataan dan pengembangan sistem transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Layanan BTS telah diterapkan di berbagai kota besar di Indonesia, seperti Medan, Palembang, Bogor, Bandung, Banyumas, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, dan Makassar. Meskipun mendapat respons positif dan mampu menghemat biaya transportasi masyarakat, program ini masih menghadapi tantangan keberlanjutan pasca-subsidi karena tidak semua pemerintah daerah memiliki kesiapan finansial untuk mengambil alih pengelolaannya secara mandiri.

Ria

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....