Cuaca Madinah Tembus Empat Puluh Tujuh Derajat, PPIH Solo Beri Imbauan

  • 26 Jun 2026 19:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo terus memantau kondisi cuaca di tanah suci guna memastikan keselamatan dan kesehatan jemaah.

Pada operasional pemulangan hari kedua puluh lima, suhu udara di Kota Madinah dilaporkan sangat ekstrem karena mencapai titik tertinggi yakni 47 derajat Celsius saat siang dan sore.

Kasi Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengatakan, guna mencegah dampak buruk dari cuaca ekstrem tersebut, pihak PPIH meminta seluruh jemaah yang masih beraktivitas di luar hotel agar lebih memperketat penggunaan alat pelindung diri secara maksimal.

"Maka dari itu kami terus menghimbau kepada seluruh jemaah haji agar selalu menggunakan alat pelindung diri," ujar Nabiila, Jumat, 26 Juni 2026.

Nabiila juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air mineral putih maupun air zam-zam secara rutin selama menjalankan kegiatan di sekitar kawasan masjid.

Sementara itu, berdasarkan pembaruan data yang dihimpun hingga saat ini, PPIH juga mencatat jumlah kumulatif jemaah haji asal Embarkasi Solo yang wafat pada musim ibadah tahun ini mencapai 54 orang.

"Dengan rincian 49 jemaah wafat di tanah suci, 1 jemaah wafat di pesawat, dan 4 jemaah wafat ketika di tanah air," katanya. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....