Wamen Haji dan Umroh RI Dorong Revitalisasi Asrama Haji Donohudan

  • 24 Jun 2026 17:30 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan catatan khusus terkait kondisi fasilitas fisik Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah. Dahnil mendorong pemerintah daerah selaku pemilik aset untuk segera melakukan langkah pembaruan agar bangunan asrama tersebut lebih layak digunakan.

Sorotan tajam ini disampaikan setelah pihak kementerian melakukan perbandingan langsung dengan kondisi infrastruktur asrama haji di provinsi lain di Indonesia. Menurut Dahnil, kondisi sarana prasarana di Asrama Haji Donohudan saat ini tergolong kurang memadai dan memprihatinkan, padahal asrama ini melayani kuota jemaah yang sangat besar.

“Saya sudah bicara beberapa kali dengan Pak Gubernur agar kemudian Asrama Haji kita ini Jawa Tengah ini harus segera diperbaharui. Artinya ini kan milik Pemprov. Ya, Pemprov harus segera direnovasi supaya lebih lah ya karena terus terang, dibandingkan dengan asrama yang lain itu jauh lebih lebih jelek lah kira-kira gitu. Misalnya asrama-asrama yang jemaahnya besar ini termasuk yang jelek,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak saat meninjau Debarkasi Solo, Rabu 24 Juni 2026.

Dahnil meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian yang serius dan menempatkan proyek perbaikan fasilitas asrama ini sebagai salah satu agenda prioritas daerah. Sebagai jalan keluar guna mempercepat proses penataan, pihak kementerian menawarkan dua opsi skema pengelolaan yang bisa dipilih oleh pemerintah daerah.

Opsi pertama yang diajukan adalah pengerjaan peningkatan fasilitas atau upgrade bangunan secara mandiri oleh anggaran Pemprov Jawa Tengah dalam waktu dekat. Sementara untuk opsi kedua, kementerian membuka peluang pembahasan bersama guna melimpahkan kendali tata kelola operasional sarana tersebut kepada pemerintah pusat.

“Nah, oleh sebab itu saya meminta kepada pemerintah daerah untuk meng-upgrade segera. Nah, itu opsi pertamanya. Nah, opsi keduanya bila perlu ya ee bisa kita bicarakan supaya kemudian bisa di apa namanya dimaksimalkan oleh pemerintah pusat pengelolaannya gitu,” ucap Dahnil.

Wamen Haji menegaskan Jawa Tengah merupakan wilayah pengirim jemaah terbesar kedua di Indonesia setelah Provinsi Jawa Timur. Dengan volume jemaah yang masif tersebut, kelayakan fasilitas tempat transit jemaah menjadi hal krusial yang harus dijamin kenyamanannya demi mendukung pelayanan haji yang optimal di tingkat hulu.

"Tentu kita berharap ada upgrade segera karena kan jemaah terbesar nih Jawa Tengah, kemudian kedua asrama hajinya bisa dikerjasamakan dengan pemerintah pusat supaya pengelolaannya apakah bersama dengan pemerintah pusat atau diserahkan kepada pemerintah pusat. Nanti kami akan bicarakan serius ini dengan Gubernur," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....