PPIH Debarkasi Solo Catat 35 Jemaah Wafat, Kelelahan Jadi Pemicu Utama

  • 07 Jun 2026 12:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo terus memantau fase kepulangan jemaah haji ke Tanah Air.

Kasi Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengonfirmasi terdapat 35 jemaah haji Debarkasi Solo yang wafat selama rangkaian ibadah berlangsung. Angka tersebut mencakup jemaah yang meninggal dunia pada masa sebelum, saat, dan pascapuncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Menurut Nabiila, mayoritas jemaah yang wafat memiliki riwayat penyakit penyerta serta kondisi fisik yang menurun drastis akibat kelelahan. Faktor cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai suhu 45 derajat Celsius menjadi tantangan berat bagi para jemaah, khususnya lansia yang kurang terbiasa dengan iklim tersebut.

"Mungkin karena cuaca yang berbeda dengan kondisi fisik yang mungkin lelah, di samping itu juga ada riwayat mungkin ada riwayat jantung atau apa," ujar Nabiila Azka Amaalia saat ditemui di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menjelaskan, banyak jemaah awalnya dideteksi mengalami sesak napas terlebih dahulu sebelum akhirnya ditangani oleh tim medis. Meskipun beberapa jemaah sempat menunjukkan kondisi stabil dan membaik setelah mendapatkan perawatan, takdir berkata lain dan jemaah akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Pihak PPIH Debarkasi Solo menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut. Pihaknya terus mendoakan agar seluruh jemaah yang meninggal di Tanah Suci mendapatkan magfirah dari Allah SWT, serta memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan di Tanah Air.

Selain itu, PPIH memastikan pihaknya terus memberikan pendampingan bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi hingga seluruh proses pemulangan tuntas. Penanganan bagi jemaah yang memiliki riwayat sakit menjadi prioritas utama petugas medis kloter demi menjaga keselamatan jemaah hingga kembali ke keluarga masing-masing.

Sementara itu, hingga Minggu, 7 Juni 2026 pagi, tercatat sebanyak 3.206 jemaah dari 9 kloter telah tiba dengan selamat. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....