Kloter Sapu Jagat Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Solo

  • 21 Mei 2026 17:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - PPIH Embarkasi Solo resmi menutup masa pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 dengan memberangkatkan kloter terakhir atau kloter 81 melalui Bandara Adisumarmo, Kamis 21 Mei 2026.

Kloter terakhir tersebut disebut sebagai kloter “sapu jagat” karena terdiri dari gabungan sejumlah daerah. Total selama masa pemberangkatan, Embarkasi Solo telah memberangkatkan 29.039 jemaah haji dalam 81 kloter.

Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengatakan seluruh proses operasional pemberangkatan berjalan lancar hingga kloter terakhir diterbangkan.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami sudah memberangkatkan jemaah haji sebanyak 81 kloter dengan jumlah 29.039 jemaah haji,” ujarnya.

Ia menyebut, kelancaran proses pemberangkatan menjadi rasa syukur tersendiri bagi panitia. Pihaknya berharap seluruh jemaah asal Embarkasi Solo tetap sehat hingga menjalani puncak ibadah haji di Armuzna.

“Semoga jemaah dalam keadaan sehat sampai tanah suci dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Selain itu, PPIH juga terus mengingatkan jemaah yang sudah berada di Arab Saudi agar menjaga kondisi fisik menjelang puncak haji. Jemaah diminta rutin minum air mineral maupun air zamzam serta tidak memaksakan aktivitas yang tidak terlalu penting.

Di sisi lain, hingga Kamis pagi tercatat ada 76 jemaah yang dipulangkan ke daerah asal, termasuk lima orang pendamping.

“Untuk jumlah jemaah yang dipulangkan terupdate 76 jemaah haji, lima di antaranya pendamping,” ucapnya.

Selama proses pemberangkatan, sejumlah kendala ringan masih ditemukan. Salah satunya terkait paspor jemaah yang terkena air karena tas paspor tidak tertutup rapat saat dibawa berwudhu.

Meski demikian, seluruh kendala disebut dapat ditangani dengan baik tanpa menghambat proses keberangkatan maupun imigrasi.

Tak hanya itu, petugas juga masih menemukan barang bawaan yang melanggar aturan penerbangan, seperti powerbank di koper bagasi, gunting, pisau kecil hingga korek api di koper kabin.

“Alhamdulillah perbedaannya sudah sangat signifikan dibanding tahun lalu. Jemaah sudah semakin aware dengan aturan penerbangan,” ujarnya. (Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....