Tak Penuhi Syarat Terbang, 69 Jemaah Haji Embarkasi Solo Tertunda
- 20 Mei 2026 12:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pada operasional pemberangkatan hari ke-30, Rabu, 20 Mei 2026, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mencatat adanya puluhan jemaah yang keberangkatannya terpaksa ditunda akibat faktor kesehatan.
Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengungkapkan proses penapisan kesehatan oleh tim medis dilakukan secara ketat demi keselamatan para jemaah.
Berdasarkan pembaruan data terakhir, terdapat 69 jemaah yang dinyatakan tidak layak terbang menuju tanah suci bersama kloternya.
"Untuk update terakhir kemarin kami ada 69 jemaah haji dengan lima di antaranya pendamping. Itu memang dari tim medis kami menyatakan untuk tidak layak terbang demi keamanannya jemaah," ujar Nabiila saat ditemui rri.co.id, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Meski tertunda, jemaah tidak perlu khawatir akan kehilangan hak keberangkatannya. Pemerintah menjamin porsi tersebut akan dipanggil kembali pada musim haji tahun depan, dengan catatan jemaah yang bersangkutan telah memenuhi syarat kesehatan dan dinyatakan layak terbang pada saat pemeriksaan.
Kebijakan berbeda diterapkan bagi jemaah yang didiagnosis menderita sakit permanen yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh. Negara memberikan pelindungan hak kepada jemaah tersebut melalui prosedur khusus berupa pelimpahan kuota keberangkatan.
"Jika jemaah haji dinyatakan sudah tidak istitha'ah dengan catatan sakit permanen, nanti jemaah diberikan kesempatan dan itu adalah haknya bisa porsi dilimpahkan kepada ahli waris," kata Nabiila menambahkan.
Di luar jemaah yang tertunda, laju pemberangkatan di Embarkasi Solo sejauh ini berjalan sangat optimal. Hingga Rabu pagi, sebanyak 27.959 jemaah dari 78 kloter telah berhasil diterbangkan ke Arab Saudi guna menyambut pelaksanaan puncak rukun Islam kelima tersebut. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....