Update Jemaah di KNO, Dua Asal Jepara Masih Jalani Perawatan Medis
- 07 Mei 2026 10:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mencatat, masih terdapat 2 jemaah haji yang menjalani perawatan kesehatan usai sempat diturunkan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan. Para jemaah tersebut terpaksa menunda perjalanan udara menuju Tanah Suci akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan.
Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, menjelaskan dari total 8 jemaah yang diturunkan, 6 orang di antaranya sudah kembali ke Solo. Sementara itu, 2 jemaah lainnya hingga saat ini masih tertahan di Medan untuk menjalani perawatan medis intensif.
“Total delapan orang, enam sudah kembali ke Embarkasi Solo dan yang dua masih di KNO karena mengalami sesak napas,” ujar Nabiila Azka Amaalia, Kamis 7 Mei 2026.
Nabiila menambahkan kondisi kesehatan jemaah yang menurun mayoritas disebabkan oleh faktor kelelahan serta perbedaan cuaca yang ekstrem. Selain itu, beberapa jemaah juga memiliki riwayat penyakit bawaan seperti hipertensi dan diabetes yang memicu gangguan kesehatan saat berada di pesawat.
“Ada beberapa merasakan sesak napas mungkin karena cuaca dan ada beberapa karena riwayat masing-masing jemaah seperti hipertensi atau gula,” ucapnya.
Sementara itu, PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, merinci, delapan jemaah tersebut berasal dari kelompok terbang yang berbeda. Tercatat 4 jemaah berasal dari Kloter 3, 2 jemaah asal Kota Semarang dari Kloter 27, serta 2 jemaah terakhir berasal dari Kabupaten Jepara.
David menyebut 2 jemaah asal Jepara tersebut saat ini masih dirawat di rumah sakit terdekat di wilayah Embarkasi Medan. Petugas terus memantau perkembangan kesehatan mereka hingga dinyatakan layak untuk dipulangkan ke Solo atau melanjutkan perjalanan.
“Kita masih menyisakan dua orang lagi dari Kabupaten Jepara, posisi masih di Medan dirawat di rumah sakit terdekat,” kata David.
Mengenai nasib jemaah yang sudah kembali ke Solo, David menjelaskan, sebagian jemaah telah diberangkatkan kembali menuju Tanah Suci setelah dinyatakan sehat. Namun, keberangkatan mereka harus menunggu ketersediaan kursi kosong pada kelompok terbang berikutnya yang menuju Arab Saudi.
“Beberapa sudah diberangkatkan, ada beberapa yang masih menunggu seat kosong di kloter keberangkatan berikutnya,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....