Jemaah Haji Meninggal Dunia Bertambah, PPIH Embarkasi Solo Himbau Jaga Kesehatan

  • 05 Mei 2026 17:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Memasuki hari ke 15 operasional masa pemberangkatan haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mendata sudah ada jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi.

Hal itu dikatakan langsung Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amalia saat ditemui di area Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Selasa, 5 Mei 2026. Dikatakan dirinya dua jemaah haji tersebut berasal dari kloter tiga dan 12.

Selain itu juga dalam data berjalan, Nabiila menambahkan ada empat jemaah yang masih ditunda penerbangannya menuju tanah suci karena masih dalam pemeriksaan kesehatan.

"Saat ini sebanyak empat jemaah haji, satu di Rumah Sakit Moewardi, satu di RSUP Surakarta dan dua di Poliklinik Embarkasi Solo. Untuk yang meninggal sampai saat ini dua jemaah haji dari kloter tiga dan kloter 12," kata Nabiila Azka Amaalia

Dikatakan Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo juga selain jemaah sakit yang ditunda keberangkatannya, ada juga 24 jemaah haji yang sakit di Arab Saudi yang dirujuk ke rumah sakit, yakni 13 jemaah haji dirujuk di Saudi German Hospital Madinah, satu jemaah di Al-Zahra Hospital Madinah, delapan jemaah di King Fahd Hospital Madinah dan dua jemaah haji di Muwasat Hospital Madinah.

Bertambahnya kasus meninggal jemaah haji di Arab Saudi, ditambahkan Nabiila Azka Amaalia menghimbau para jemaah haji bisa menjaga fisiknya agar tetap dalam kondisi fit. Serta mengkonsumsi vitamin demi ketahanan tubuh.

"Kami terus menghimbau kepada jemaah haji agar selalu menjaga kondisi fisiknya agar sampai di Embarkasi Solo, jemaah tetap dengan kondisi fit dan layak untuk diterbangkan. Demi kenyamanan dan keamanan perjalanan ibadah haji, silakan konsumsi vitamin dan makan yang bergizi dan sehat juga," katanya menambahkan.

Selain berfokus pada menjaga kesehatan jemaah haji, PPIH Embarkasi Solo juga menghimbau agar para jemaah tidak tertipu dengan pesan singkat yang menyebutkan validasi data jemaah.

Karena ditegaskan Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, sampai saat ini untuk aktivasi nusuk tetap dilakukan oleh syarikat sendiri dan saat berada di Embarkasi Solo.

"Jadi dari PPIH embarkasi Solo maupun syarikat tidak akan meng-share link untuk aktivasi nusuk maupun perubahan-perubahan data melalui link ataupun WhatsApp," ujar Nabiila Azka Amaalia. (JK/MI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....