Jemaah Sakit, Sejumlah Kloter Embarkasi Solo Alami Open Seat
- 25 Apr 2026 11:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Keberangkatan sejumlah kloter jemaah haji melalui Embarkasi Solo menyisakan beberapa kursi kosong atau open seat.
Fenomena ini terjadi setelah tim medis menyatakan delapan jemaah tidak layak terbang akibat penurunan kondisi kesehatan yang signifikan. Penundaan keberangkatan ini dilakukan sebagai prosedur tetap untuk menjamin keselamatan jemaah selama menempuh perjalanan udara menuju tanah suci.
Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengungkapkan delapan jemaah yang tertahan tersebut kini tengah menjalani perawatan intensif.
Tiga jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi, dua jemaah ke RSUP Surakarta, dan tiga lainnya dirawat di Klinik Embarkasi. Kondisi kesehatan yang menurun ini berimbas pada kosongnya kursi di pesawat yang seharusnya diisi oleh para jemaah tersebut.
“Jemaah yang sakit itu statusnya tertahan, sehingga muncul open seat pada kloter keberangkatan. Hal ini karena mereka belum dinyatakan layak terbang oleh petugas medis. Faktor kelelahan diduga kuat menjadi pemicunya, mulai dari kelelahan saat perjalanan menuju asrama hingga aktivitas menerima tamu di rumah yang sangat padat sebelum berangkat,” ujar Nabila, Sabtu, 25 April 2026.
Kelelahan fisik yang dialami jemaah, terutama bagi lansia, sering kali tidak disadari akibat tingginya antusiasme sosial di lingkungan asal. Kondisi stamina yang tidak prima saat tiba di asrama haji membuat mereka rentan mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pemeriksaan akhir.
Pihak otoritas menegaskan jemaah yang tertunda akan dijadwalkan ulang keberangkatannya pada kloter berikutnya apabila kondisi kesehatan telah pulih dan dinyatakan fit. Meskipun terdapat penundaan bagi jemaah tertentu, operasional Embarkasi Solo tetap berjalan padat secara simultan.
Saat ini, asrama menerima kedatangan kloter 14 dan 15, sementara empat kloter lainnya, yakni kloter 10, 11, 12, dan 13, tetap diberangkatkan sesuai jadwal ke Arab Saudi.
Data terbaru mencatat sebanyak 3.935 jemaah telah terbang ke tanah suci, sedangkan jemaah yang masih berada di asrama mencapai 4.675 orang.
Guna meminimalisir bertambahnya angka open seat di kloter-kloter mendatang, PPIH Embarkasi Solo meminta jemaah yang masih berada di daerah asal untuk lebih disiplin menjaga pola istirahat. Jemaah diimbau untuk membatasi aktivitas fisik yang menguras energi dan fokus pada kesiapan stamina agar proses pemberangkatan tidak terkendala.
“Kami selalu menghimbau jemaah haji untuk menjaga istithoahnya, terutama pola makan dan waktu istirahat yang cukup. Harapannya, saat sampai di embarkasi kondisi mereka sudah benar-benar fit sehingga layak diterbangkan tanpa harus mengalami penundaan,” kata Nabila. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....