Asrama Haji Donohudan Terima Kedatangan Kloter 10 dan 11, Didominasi Pemalang

  • 24 Apr 2026 18:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Asrama Haji Donohudan, Boyolali kembali menerima kedatangan para calon jemaah haji yang siap diberangkatkan ke tanah suci.

Pada Jumat, 24 April 2026, ada dua kelompok terbang (kloter) yang tiba di Asrama Haji Donohudan, yakni Kloter 10 asal Kabupaten Pemalang dan Kota Tegal, serta Kloter 11 dari Kabupaten Pemalang, Pekalongan dan Kota Salatiga.

Ditemui di Asrama Haji Donohudan, Ketua Kloter 10, Citra Nur Utami menjelaskan bahwa rombongannya berjumlah 360 orang yang terbagi dari 354 jemaah dan enam petugas pendamping.

"Masuk ke asrama haji, untuk jemaah 354 kemudian ada petugasnya 6 orang. Jadi totalnya ada 360 orang. Ada yang lansia juga sekitar 30 persen, tapi yang sehat juga lebih banyak. Ada yang memerlukan kursi roda juga sebanyak 12 orang," Citra Nur Utami.

Menurutnya juga, sebelum berangkat ke Asrama Haji Donohudan sempat mengalami kendala terkait gonta-ganti jemaah yang akhirnya membuat dua jemaah pada rombongannya belum mendapatkan kartu nusuk.

Pada hasil pemeriksaan kesehatan sendiri, Citra mengatakan dari 354 jemaah kloter 10, ada sebanyak dua jemaah yang harus menjalani observasi karena hipertensi dan satu jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara untuk mengikuti pemeriksaan jantung.

"Kita belum bisa memastikan berapa yang layak dan belum, cuma ada yang masih observasi hipertensi dua jemaah dan satu jemaah karena jantung," katanya menambahkan.

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, ketua kloter 11, Muhammad Syaikhul Amin mengatakan bahwa rombongannya membawa total 360 orang yang terbagi 261 jemaah asal Kabupaten Pemalang, 91 jemaah asal Pekalongan, dua jemaah asal Kota Salatiga, dua petugas PHD serta 4 petugas pendamping.

"Total jumlah jemaah 360 terdiri dari petugas kloter empat, petugas PHD dua, kemudian jemaah dari Kabupaten Pemalang 261, dari Kabupaten Pekalongan 91 dan tambahan dari Kota Salatiga dua. Untuk yang perempuan 196 untuk yang laki-laki 164, berusia lanjut sebanyak 142 dan menggunakan kursi roda itu sembilan jemaah," ucap Muhammad Syaikhul Amin.

Lebih lanjut, Muhammad Syaikhul Amin menambahkan bahwa dirinya sudah mempersiapkan betul para jemaah baik fisik maupun dokumen lainnya agar berjalan lancar saat berada di Asrama Haji maupun di Tanah Suci.

"Kita sudah mengupayakan untuk koordinasi supaya nanti baik dari take over, kemudian surat pendampingan obat, termasuk alat dan sebagainya itu sudah disiapkan dari Jauhari. Memberikan himbauan juga untuk salah satunya walimatus safar supaya lebih awal ya, jangan terlalu mepet dengan waktu pemberangkatan ke Embarkasi," ucapnya menambahkan.

Dengan bertambahnya dua kloter sendiri, PPIH Embarkasi Solo terdata sudah menerima 11 kloter dan sudah menerbangkan delapan kloter ke Tanah Suci.

Selain itu juga ada delapan jemaah yang masih dalam proses pemeriksaan kesehatan di tiga rumah sakit dan empat jemaah dipulangkan ke daerahnya karena tidak layak berangkat dari segi kesehatan. (JK/MI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....