Dua Jemaah Haji Sempat Dirawat di RSUD-Boyolali Wafat

  • 18 Jun 2025 16:12 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Boyolali: Dua jemaah haji Embarkasi Solo yang sempat dirawat di RSUD Pandan Arang Boyolali akhirnya meninggal dunia. Total jemaah haji Embarkasi Solo meninggal dunia berjumlah 37 orang.

Pejabat Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi mengatakan jemaah haji yang meninggal dunia di RSUD Boyolali bernama Nasori Tarmat (84) asal Kabupaten Purbalingga. Jemaah haji kloter 1 itu meninggal dunia Selasa (17/6) Sekitar Pukul 22.15 WIB.

"Jadi beliau ini setibanya di Bandara Adi Soemarmo langsung dirujuk ke rumah sakit. Sempat membaik setelah mendapatkan perawatan, namun akhirnya kemarin malam meninggal dunia. Kalau penyebabnya informasi dari bidang kesehatan karena penyumbatan otak," katanya di Asrama Haji Donohudan, Rabu (18/6).

Sementara itu satu jemaah haji lainnya yang meninggal dunia Suprayogi (64) asal Kabupaten Brebes. Jemaah haji kloter 13 itu sempat dirawat di RSUD Boyolali setibanya di tanah air.

"Ketika kondisi cukup stabil oleh keluarganya kemudian minta dirujuk ke RSUD daerah asal. Namun akhirnya dinyatakan menghembuskan nafas terakhir kemarin Selasa 17 Juni pukul 05.10 WIB. Kalau riwayatnya pneumonia (sesak nafas)," kata Gentur.

Gentur juga menyampaikan jemaah haji Embarkasi Solo yang meninggal dunia di tanah suci kembali bertambah dua orang. Dua jemaah terakhir meninggal dunia atas nama Suhartono Basari (76) kloter 13 dari Kabupaten Brebes pada 14 Juni Pukul 16.00 WAS (waktu Arab Saudi).

Kemudian Miyatun Sutaminjaya (75) kloter 81 asal Magelang pada 15 Juni pukul 06.50 WAS. "Keduanya meninggal dunia dengan riwayat serangan jantung. Kini sudah dimakamkan di pemakaman Soraya Arab Saudi," kata dia.

Gentur juga menyampaikan saat ini masih ada 139 jemaah haji yang dirawat di rumah sakit. Pihaknya intens memantau kondisi jemaah tersebut, dengan harapan yang pulih segera bergabung dengan kloternya.

"Harapannya segera membaik bisa kembali ke kloter atau dipulangkan ke tanah air ketika ada slot kursi kosong," ucap dia.

Sementara itu saat ini menurut Gentur masih ada empat jemaah haji yang dirawat di RSUP Surakarta dengan keluhan sakit paru-paru.

Kemudian PPIH Debarkasi Solo akan memulangkan satu jemaah dan pendamping dari RSUD Deli Serdang Medan. Jemaah bernama Bachirun Imron kloter 8 Asal Banyumas diturunkan di bandara Kualanamu Medan karena saat di pesawat kesehatannya menurun. "Ini lewat penerbangan domestik."

Gentur juga menyampaikan, adapun jumlah jemaah haji Embarkasi Solo yang sudah kembali ke Tanah Air sebanyak 18 kloter, dengan jumlah 6.468 jemaah dari 95 kloter atau jumlah 34,047 jemaah dari Jawa Tengah dan DIY yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Untuk jadwal kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci hari Rabu tanggal 18 Juni 2025 sebanyak 4 kloter, dengan rincian kloter 18-19-20 dan 21. Kloter 18 - 02:40 - Kab. Tegal, Kabupaten Pemalang. Kloter 19 - 09:40 - Kabupaten Pemalang. Kloter 20 - 18:55 - Kabupaten Pemalang, Kota.Tegal, Kabupaten Pekalongan. Kloter 21 - 21:30 - Kabupaten Pekalongan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....