Pelaku Penikaman Petani di Masaran Sragen Diamankan, Kapolres: Cekcok Air Irigasi

  • 13 Sep 2026 16:39 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Nasib naas menimpa Sadikin (70), seorang petani lansia warga Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Ia tewas mengenaskan setelah ditikam tetangganya sendiri, S (35), pada Minggu 13 September 2026 pagi selepas subuh.

Peristiwa penganiayaan berat yang menyebabkan kematian tersebut dipicu oleh dendam akibat perselisihan mengenai pembagian air irigasi sawah di antara keduanya.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengonfirmasi bahwa pelaku beserta barang bukti berupa sebilah pisau telah berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Sragen tak lama setelah kejadian.

"Kejadian pembunuhan ini masuk kategori tertangkap tangan di wilayah Masaran. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres, di Satreskrim Polres Sragen," ujar Kapolres saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu 13 September.

Insiden bermula saat korban sedang berjalan kaki melintas di depan rumah pelaku selepas subuh. Beberapa hari sebelumnya, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok emosional terkait pembagian galengan air irigasi di sawah.

Pelaku mengaku tersinggung dan merasa terancam oleh ucapan korban saat perselisihan tersebut terjadi, hingga membuatnya tidak bisa tidur semalaman.

"Pelaku kepikiran gara-gara percekcokan masalah air sawah itu. Ada kalimat dari korban yang menurut pelaku mengancam keselamatannya, istilahnya korban bilang arep macul ndasku (mau merangkul kepalaku). Begitu pagi harinya pelaku melihat korban lewat di depan rumah, ia spontan mengejar dan langsung melakukan penusukan," kata Kapolres menjelaskan.

Aksi penyerangan tersebut disaksikan oleh sejumlah warga sekitar, termasuk ibu kandung pelaku sendiri.

Kapolres mengatakan, usai melancarkan aksinya, pelaku sempat menyembunyikan senjata tajam yang digunakan untuk menindas korban tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Alat yang digunakan oleh pelaku, sebilah pisau beserta selongsongnya, sudah diamankan oleh penyidik. Ditemukan ditusukkan di batang pohon pisang di depan rumah pelaku," kata AKBP Dewiana lebih lanjut.

Korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh, salah satunya di daerah leher. Setelah kejadian, jenazah korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dengan pendampingan Kapolsek Masaran guna proses otopsi lebih lanjut.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor Sragen masih mendalami motif dan detail kasus ini lebih lanjut di Satreskrim Polres Sragen. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....