TK SD Islam Bani Pangestu Dibobol Maling, 5 Laptop-Perangkat Sekolah Raib
- 22 Agt 2026 19:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Aksi pencurian kembali menyasar lingkungan pendidikan di Kabupaten Sragen. Kali ini pencurian menyasar TK SD Islam Bani Pangestu, yang berlokasi di Dukuh Tirtomulyo, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Sragen.
Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu 22 Agustus 2026 pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Dari peristiwa ini lima unit laptop, handycam, proyektor hingga uang tunai sekitar Rp1,5 juta raib digondol maling.
Polisi kini bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga membobol sekolah pada malam atau dini hari sebelum kejadian diketahui.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui jajaran Polsek Gesi memastikan penanganan perkara dilakukan secara serius. Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis Polres Sragen, memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Sragen.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan indikasi kuat bahwa pelaku masuk melalui bagian belakang sekolah. Pelaku diduga kemudian mencongkel jendela ruangan menggunakan benda keras hingga terbuka dan selanjutnya menggasak sejumlah barang berharga.
Jejak pembobolan terlihat dari kondisi jendela depan ruangan yang telah rusak akibat congkelan. Sejumlah ruangan juga ditemukan dalam kondisi berantakan setelah barang-barang di dalamnya digeledah.
Pelapor, Sartono, pertama kali mengetahui kejadian tersebut ketika datang ke sekolah sekitar pukul 06.45 WIB untuk mematikan lampu sekaligus mengecek kegiatan ekstrakurikuler siswa. Namun, bukannya mendapati kondisi sekolah seperti biasa, ia justru melihat pintu ruangan belakang telah terbuka.
Saat dilakukan pengecekan lebih lanjut, jendela ruangan depan ditemukan dalam kondisi bekas dicongkel, sementara barang-barang di dalam ruangan telah acak-acakan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsyu Indyasari dalam keterangan resminya menyampaikan, petugas Polsek Gesi bergerak ke lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal.
Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pembobolan.
"Di antaranya satu batang besi bulat sepanjang sekitar 150 sentimeter, satu batang besi siku sepanjang sekitar 80 sentimeter serta dua buah grendel pintu," terang Kapolres melalui Kapolsek Gesi Iptu Agus Warsito, Sabtu.
Hasil pendataan barang yang hilang dari sekolah tersebut meliputi lima laptop Asus Core i5, satu handycam Canon, satu proyektor Epson serta uang tunai sekitar Rp1,5 juta.
Lima laptop yang dilaporkan hilang memiliki nomor seri yang telah dicatat penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penelusuran barang hasil kejahatan.
"Petugas juga tengah mendalami rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai identitas maupun pergerakan pelaku. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terus dilakukan," terang Kapolsek lebih lanjut.
Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Sragen guna mempersempit ruang gerak pelaku dan mengungkap perkara tersebut.
AKP Warsito mengatakan proses penyelidikan masih berjalan. Setiap petunjuk di lokasi kejadian, keterangan saksi hingga rekaman CCTV menjadi bagian penting yang terus didalami petugas.
"Polisi kini memburu jejak pelaku dan mengembangkan bukti-bukti yang ditemukan di TKP. Penyelidikan terus dilakukan hingga titik terang identitas pelaku dan keberadaan barang-barang hasil pencurian berhasil ditemukan." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....