Polres Wonogiri Tegaskan Perang Narkoba dan Tangkap Pengedar Sabu

  • 08 Jul 2026 21:05 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Polres Wonogiri menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkotika setelah mengungkap kasus peredaran sabu dan mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai pengedar. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolres Wonogiri, Parwanto, di Mapolres Wonogiri, Rabu 8 Juli 2026.

Dalam konferensi pers tersebut, Kompol Parwanto menegaskan pengungkapan kasus itu merupakan bagian dari upaya Polres Wonogiri mendukung pelaksanaan Operasi Pekat sekaligus menjaga wilayah tetap bebas dari peredaran narkotika.

"Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di Kabupaten Wonogiri. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelaku," ujarnya.

Kasus tersebut terungkap setelah Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan atas informasi dugaan transaksi narkotika di Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo, Dusun Nusupan, Desa Soco, Kecamatan Slogohimo, Kamis 25 Juni 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat melakukan pemantauan, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pria di sekitar warung. Ketika hendak diperiksa, pria tersebut membuang sebuah bungkusan ke tanah. Setelah diperiksa, bungkusan itu berisi sabu yang kemudian diakui sebagai miliknya.

Polisi mengamankan tersangka berinisial ANZAR MUSOPA alias JECK (36), warga Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Dari tangan tersangka, petugas menyita satu paket sabu dengan berat bruto 1,20 gram.

Hasil penyidikan sementara menunjukkan tersangka diduga berperan sebagai pengedar. Penyidik Satresnarkoba masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan lain yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kompol Parwanto juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

"Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika sehingga Kabupaten Wonogiri tetap aman dan terbebas dari bahaya narkoba," katanya. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....