Polresta Surakarta Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual SPG di Sami Luwes
- 19 Jun 2026 15:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Polresta Surakarta tengah mendalami kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh seorang perempuan berinisial C yang bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di pusat perbelanjaan Sami Luwes Solo. Langkah hukum ini diambil oleh pihak kepolisian setelah video rekaman peristiwa tersebut beredar luas hingga menjadi viral di berbagai platform media sosial.
“Satres PPA dan PPO Polresta Surakarta saat ini sedang menangani dugaan pelecehan yang terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026. Lokasi kejadian berada di pusat perbelanjaan Sami Luwes Solo dengan korban seorang perempuan berinisial C,” kata Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani di Mapolresta Surakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.
AKP Lingga Ramadhani menjelaskan unit perlindungan perempuan dan anak bersama satgas pemberantasan perdagangan orang langsung bergerak cepat mengumpulkan alat bukti di tempat kejadian perkara. Petugas di lapangan telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV serta memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
“Saat ini tim sudah melaksanakan penyelidikan terhadap bukti-bukti CCTV yang ada di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di tempat kejadian. Identitas pihak-pihak yang terkait juga sudah diketahui oleh tim Satres PPA dan PPO Polresta Surakarta,” katanya.
Kasi Humas menambahkan berdasarkan hasil analisis awal dari rekaman video, terduga pelaku disinyalir merekam bagian intim korban secara ilegal menggunakan kamera telepon genggam. Otoritas penyidik saat ini masih terus menelusuri motif utama di balik aksi nekat pelaku guna mengungkap kronologi perkara secara utuh.
“Dari analisa awal video yang kami peroleh, terduga pelaku melakukan perekaman terhadap bagian intim korban menggunakan handphone secara langsung tanpa diketahui oleh korban. Motif pelaku masih kami dalami. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan dan penyidikan berjalan,” ujar Lingga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....