Polresta Surakarta Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

  • 01 Okt 2026 06:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Polresta Surakarta memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai langkah mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Penguatan tersebut dilakukan melalui sosialisasi pembangunan ZI yang berlangsung di Aula Mapolresta Surakarta dan dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Senin, 28 September 2026.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta perwakilan personel dari masing-masing satuan fungsi. Sosialisasi menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan, pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan melalui perubahan nyata dalam pelaksanaan tugas. Seluruh personel dinilai memiliki peran dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan bersih dan berintegritas.

“Zona Integritas bukan sekadar slogan, tetapi implementasi nyata dalam setiap pelayanan kita kepada masyarakat. Kita ingin memastikan Polresta Surakarta benar-benar bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegas Catur.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi langkah Polresta Surakarta memperkuat pembangunan Zona Integritas. Menurutnya, birokrasi yang bersih dan pelayanan berkualitas membutuhkan komitmen serta sinergi seluruh unsur pemerintahan dan aparat pelayanan publik.

“Pembangunan Zona Integritas ini bukan hanya tentang mendapatkan predikat, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas tersebut benar-benar diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berintegritas,” ujar Respati.

Respati menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Polresta Surakarta perlu terus diperkuat, terutama dalam memberikan pelayanan serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pemkot Surakarta juga mendukung upaya peningkatan budaya pelayanan di lingkungan kepolisian.

Dalam sosialisasi tersebut, materi disampaikan Kabagren Polresta Surakarta mengenai enam area perubahan dalam pembangunan Zona Integritas. Enam area tersebut meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Keenam area perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola organisasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi bagian penting agar reformasi birokrasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan kendala maupun persoalan teknis dalam pelaksanaan tugas sekaligus membahas solusi yang dapat mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Catur menegaskan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya bergantung pada satu bagian atau satuan kerja. Seluruh personel Polresta Surakarta perlu memiliki komitmen bersama untuk menerapkan nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Dengan komitmen bersama, kita wujudkan Polresta Surakarta yang bersih, transparan dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Polri yang Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Polresta Surakarta berharap pemahaman dan penerapan nilai-nilai integritas semakin kuat di seluruh jajaran. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, akuntabel, dan responsif. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....