Manfaatkan Lahan Pekarangan, Langkah Sederhana Dukung Ketahanan Pangan Keluarga
- 29 Agt 2026 11:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menjadi langkah sederhana bagi keluarga untuk mendukung ketahanan pangan. Lahan yang tersedia, meski terbatas, tetap dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran, buah, maupun mengembangkan kegiatan peternakan dan perikanan skala kecil.
Penyuluh Pertanian BPP Cepogo Boyolali, Supriyadi, mengatakan pemanfaatan pekarangan tidak harus selalu dilakukan dalam skala besar. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi lahan dan tujuan masing-masing keluarga.
“Intinya pemanfaatan pekarangan ini adalah suatu upaya memanfaatkan lahan yang ada di sekitar kita dengan berbagai macam kegiatan,” ujar Supriadi dalam dialog di Salam-Salam PSP Pro 4 RRI Surakarta, Kamis 27 Agustus 2026.
| Baca juga: Cara Membuat Dry Flower untuk Dekorasi Rumah |
Supriyadi menjelaskan, terdapat sejumlah tujuan yang dapat dipilih masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, pekarangan juga dapat digunakan untuk mengolah limbah rumah tangga, sarana edukasi anak, memperindah lingkungan, hingga menambah penghasilan.
Menurutnya, kondisi lahan dan intensitas cahaya matahari menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mulai bercocok tanam. Untuk lahan sempit, masyarakat dapat menggunakan pot, planter bag, vertikultur, maupun hidroponik, dengan tetap menyesuaikan jenis tanaman dan kebutuhan cahaya.
Tahapan berikutnya adalah menentukan jenis tanaman dan sistem budidaya yang sesuai. Supriadi mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kualitas bibit dan media tanam karena pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh keduanya.
“Tanaman sehat ini berawal dari tanah yang sehat. Tanah sehat, tanaman akan tumbuh menjadi kuat,” katanya. Ia menyebut media tanam dapat menggunakan tanah subur yang dipadukan dengan bahan organik seperti arang sekam dan pupuk organik, atau memanfaatkan bahan organik yang tersedia di sekitar rumah.
Pemeliharaan juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan budidaya tanaman. Menurut Supriadi, masyarakat perlu memperhatikan waktu penanaman, pemupukan, penyiraman, hingga perawatan seperti pewiwilan pada tanaman tertentu agar pertumbuhannya lebih optimal.
Bagi masyarakat yang baru ingin memulai, Supriyadi menyarankan agar tidak langsung menanam dalam jumlah banyak. “Segera lakukan saja tapi dengan jumlah yang jangan terlalu banyak dulu,” ujarnya, seraya mendorong masyarakat untuk belajar dari pengalaman, buku, maupun berbagai sumber informasi.
Supriyadi menambahkan, keberhasilan memanfaatkan pekarangan membutuhkan niat, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Dengan memulai dari satu atau dua jenis tanaman yang disukai keluarga, pekarangan rumah diharapkan tidak hanya menjadi lebih hijau dan asri, tetapi juga memberikan manfaat pangan maupun ekonomi bagi keluarga. (Hil)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....