Belajar Musik Tak Hanya Melatih Keterampilan, tetapi juga Otak
- 27 Agt 2026 19:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Belajar memainkan alat musik ternyata bukan hanya tentang menghasilkan suara yang enak didengar, tetapi juga melibatkan kerja otak yang kompleks. Saat seseorang bermain musik, berbagai bagian otak yang berkaitan dengan pendengaran, ingatan, gerakan, emosi, dan perhatian bekerja secara bersamaan.
Ketika memainkan alat musik, otak harus memproses suara sekaligus mengatur gerakan tubuh agar sesuai dengan nada dan ritme. National Institutes of Health atau NIH menjelaskan, aktivitas bermusik melibatkan banyak bagian otak dalam satu waktu sehingga menjadi bentuk latihan yang kompleks bagi otak.
Salah satu kemampuan yang dapat terpengaruh oleh latihan musik adalah cara otak memproses suara. Penelitian yang dibahas NIH menunjukkan, semakin sering otak dilatih memproses suara, semakin baik pula kemampuannya memahami suara dan lingkungan di sekitarnya.
Latihan musik juga dikaitkan dengan kemampuan mempertahankan perhatian dan menggunakan memori kerja. Scientific American melaporkan, orang dengan pengalaman bermusik dapat memiliki kemampuan lebih baik dalam memusatkan perhatian pada suara tertentu serta mengelola beberapa informasi dalam memori kerja.
Manfaat tersebut juga dapat berkaitan dengan kemampuan belajar, terutama ketika seseorang mulai berlatih musik sejak usia muda. NIH melaporkan, penelitian menemukan adanya perubahan biologis pada otak remaja setelah dua tahun mengikuti kegiatan bermusik secara konsisten.
Perubahan tersebut berkaitan dengan sejumlah kemampuan belajar, termasuk membaca dan menulis. Meski demikian, para ahli masih terus meneliti sejauh mana perubahan pada otak akibat latihan musik dapat memengaruhi kemampuan seseorang secara lebih luas.
Belajar musik tidak berarti seseorang otomatis menjadi lebih pintar dalam semua bidang. Scientific American mencatat, meskipun latihan musik dapat meningkatkan kemampuan tertentu, para peneliti masih memperdebatkan sejauh mana manfaat tersebut dapat berpindah pada kemampuan umum seperti kecerdasan dan prestasi akademik.
Pada akhirnya, belajar musik dapat dipandang sebagai aktivitas yang melatih berbagai kemampuan otak, mulai dari memproses suara hingga mengatur gerakan dan perhatian. Meskipun bukan jalan pintas untuk menjadi lebih pintar, kebiasaan bermusik dapat memberi manfaat pada kemampuan tertentu sekaligus menjadi kegiatan belajar yang menyenangkan. (Muhammad Akhsan Maulana
Prodi: D3 Bahasa Inggris UNS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....