Cara Mudah Memperbanyak Bunga Bougenvil dengan Stek Batang

  • 30 Jul 2026 20:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Bougenvil (Bougainvillea spp.) merupakan salah satu tanaman hias favorit masyarakat Indonesia karena memiliki warna braktea yang cerah, berbunga lebat, serta mudah beradaptasi dengan iklim tropis. Selain tampilannya yang menarik, bougenvil juga dikenal sebagai tanaman yang mudah diperbanyak. Dari berbagai metode perbanyakan, teknik stek batang menjadi pilihan paling praktis karena tidak memerlukan waktu lama dan mampu menghasilkan tanaman baru dengan sifat yang sama seperti induknya.

Berdasarkan Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis (2023), keberhasilan stek bougenvil dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti panjang stek, kualitas media tanam, serta penggunaan zat pengatur tumbuh. Perlakuan pengelupasan kulit batang pada bagian pangkal stek yang dipadukan dengan pemberian zat pengatur tumbuh, terutama ekstrak bawang merah, mampu meningkatkan persentase keberhasilan tumbuh stek bougenvil secara signifikan dibandingkan stek tanpa perlakuan.

Artinya teknik sederhana yang dipadukan dengan perlakuan yang tepat dapat meningkatkan peluang keberhasilan perbanyakan tanaman bougenvil. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan unuk memperbanyak bunga bougenvil.

Langkah pertama dalam memperbanyak bougenvil adalah memilih tanaman induk yang sehat, bebas dari hama maupun penyakit, serta memiliki pertumbuhan yang baik. Pilih batang yang sudah cukup tua tetapi belum berkayu keras dengan panjang sekitar 15–20 sentimeter. Pastikan setiap potongan batang memiliki beberapa ruas atau mata tunas karena bagian tersebut akan menjadi titik tumbuh akar dan tunas baru.

Setelah batang dipotong menggunakan gunting yang tajam dan bersih, buang sebagian daun agar penguapan air berkurang. Bagian pangkal stek dapat direndam terlebih dahulu menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk merangsang pembentukan akar. Apabila tidak tersedia ZPT sintetis, pekebun juga dapat memanfaatkan bahan alami seperti ekstrak bawang merah yang mengandung senyawa pemacu pertumbuhan akar.

Media tanam juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan stek. Gunakan media yang gembur, memiliki aerasi baik, dan mampu menahan kelembapan, misalnya campuran pasir, sekam bakar, dan kompos. Stek kemudian ditanam sedalam sekitar sepertiga bagian batang, lalu disiram secukupnya hingga media tetap lembap tetapi tidak tergenang air. Letakkan stek di tempat yang teduh dengan pencahayaan cukup selama proses pembentukan akar berlangsung.

Perawatan setelah penanaman tidak kalah penting. Penyiraman dilakukan secara rutin sesuai kondisi media tanam, sementara daun atau ranting yang mengering sebaiknya segera dipangkas. Setelah akar berkembang kuat dan muncul tunas baru, tanaman dapat dipindahkan ke pot yang lebih besar atau langsung ditanam di pekarangan yang memperoleh sinar matahari penuh agar pertumbuhan bunga menjadi optimal.

Dengan teknik stek batang yang benar, siapa pun dapat memperbanyak bougenvil tanpa harus membeli bibit baru. Selain hemat biaya, cara ini memungkinkan memperoleh tanaman yang memiliki warna bunga, bentuk tajuk, dan karakter pertumbuhan yang sama dengan tanaman induknya. Perawatan yang konsisten serta pemilihan media tanam yang sesuai akan membantu stek tumbuh menjadi tanaman bougenvil yang sehat, rimbun, dan rajin berbunga. (Nuri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....