Serut Merah Primadona Tanaman Hias, Begini Cara Mudah Memperbanyak dengan Stek

  • 29 Jul 2026 19:33 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Tanaman serut merah (Loropetalum chinense var. rubrum) semakin diminati sebagai tanaman hias karena tampilannya yang menarik sekaligus mudah dirawat. Tanaman dengan daun berwarna merah keunguan ini banyak dijumpai di taman kota, pekarangan rumah, hingga dijadikan pagar hidup dan bonsai karena memiliki pertumbuhan yang relatif cepat serta tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Bedasarkan unggahan media social Instagram Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Medan, keunggulan utama serut merah terletak pada warna daunnya yang tetap cerah sepanjang tahun. Daunnya berukuran kecil dengan tekstur halus sehingga memberikan kesan rapi ketika ditanam secara berkelompok. Tanaman ini juga memiliki bunga mungil berbentuk pita yang menjadi daya tarik tersendiri dan membuat tampilannya semakin unik.

Selain mempercantik taman minimalis, serut merah juga cocok ditanam di halaman depan, taman samping, maupun area teras rumah. Struktur cabangnya yang rimbun menciptakan kesan padat dan alami, sehingga mampu mengisi ruang kosong dalam waktu yang relatif singkat.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit, tanaman serut merah dapat diperbanyak melalui teknik stek batang. Proses perbanyakan dimulai dengan menyiapkan sekitar 50 polybag yang telah diisi tanah. Media tanam kemudian disiram hingga lembap agar mudah dilubangi sebelum dibuat lubang tanam sedalam sekitar 1 sentimeter menggunakan kayu.

Langkah berikutnya adalah memilih tanaman induk yang sehat dengan umur sekitar satu tahun. Ranting yang sehat dipotong menggunakan gunting stek dengan panjang sekitar 3–4 sentimeter. Daun pada bagian bawah batang kemudian dibersihkan agar larutan perangsang akar dapat terserap secara optimal.

Selanjutnya, disiapkan larutan perangsang akar dengan mencampurkan dua sendok makan growtone ke dalam 200 mililiter air hingga larut. Pangkal batang stek dicelupkan ke dalam larutan tersebut, kemudian dijemur selama kurang lebih 30 menit hingga mengering.

Setelah itu, stek ditanam satu per satu ke dalam polybag yang telah disiapkan. Bibit kemudian ditutup menggunakan sungkup selama kurang lebih dua bulan untuk menjaga kelembapan dan mendukung pertumbuhan akar.

Setelah sekitar dua bulan, akar mulai terbentuk dan tanaman siap memasuki tahap perawatan lanjutan. Perawatan dilakukan secara rutin melalui penyiraman serta pemberian pupuk agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Melalui metode stek yang relatif sederhana ini, masyarakat dapat memperbanyak serut merah sendiri di rumah. Selain menghemat biaya pembelian bibit, cara tersebut juga menjadi solusi untuk memperbanyak tanaman hias yang memiliki nilai estetika tinggi dan banyak diminati sebagai penghias taman maupun pekarangan. (Nuri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....