Sony Fokus Distribusi Digital untuk Game PlayStation Mendatang
- 07 Jul 2026 05:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sony mengumumkan akan menghentikan produksi disk fisik untuk seluruh game PlayStation baru mulai Januari 2028. Setelah kebijakan tersebut berlaku, seluruh judul baru akan dipasarkan secara digital melalui PlayStation Store maupun toko digital mitra.
Meski demikian, Sony memastikan game yang telah dirilis sebelum Januari 2028 tetap tersedia dalam bentuk disk fisik. Keputusan ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perubahan kebiasaan konsumen yang semakin memilih distribusi digital.
Dilansir techcrunch.com, dalam pernyataannya, Sony Interactive Entertainment menyebut mayoritas pemain kini lebih memilih membeli dan memainkan game secara digital. Perusahaan menilai transisi tersebut memungkinkan mereka mengikuti tren pasar sekaligus memberikan layanan yang sesuai dengan preferensi komunitas pemain.
Berdasarkan laporan keuangan Sony untuk kuartal keempat tahun fiskal 2025, sebanyak 85 persen penjualan game penuh di PlayStation 4 dan PlayStation 5 berasal dari unduhan digital. Sementara itu, penjualan dalam bentuk disk fisik hanya menyumbang sekitar 15 persen.
Perubahan pola konsumsi tersebut juga berdampak pada bisnis ritel. Sejumlah toko yang selama ini mengandalkan penjualan game fisik terus mengalami penurunan. Salah satunya GameStop yang dilaporkan telah menutup lebih dari 1.300 gerai dalam dua tahun fiskal terakhir.
Pengumuman Sony muncul beberapa hari setelah penggemar Grand Theft Auto VI menyampaikan kekecewaan karena edisi fisik gim tersebut hanya berisi kode unduhan tanpa disk permainan. Reaksi itu menunjukkan masih ada sebagian pemain yang menghargai koleksi fisik sebagai bagian dari pengalaman bermain.
Selain menghentikan distribusi game fisik untuk judul baru, Sony juga mengumumkan akan menutup PlayStation Store di konsol PlayStation 3 pada sejumlah wilayah mulai akhir tahun ini. Penutupan secara global untuk PlayStation 3 dan PlayStation Vita akan dilakukan pada tahun depan.
Setelah layanan tersebut dihentikan, pengguna tidak lagi dapat membeli konten digital baru melalui kedua platform tersebut. Namun, Sony memastikan game dan konten yang telah dibeli sebelumnya masih dapat diunduh untuk sementara waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....