Alasan Helm Sepeda Berbeda dari Helm Motor
- 26 Agt 2026 07:52 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Helm sepeda dan helm motor dirancang dengan bentuk, bobot, ventilasi, dan standar pengujian berbeda sesuai karakteristik kendaraan dan jenis benturan yang mungkin terjadi.
- Helm sepeda diuji khusus untuk melindungi dari benturan akibat terjatuh atau kecelakaan saat bersepeda dengan kecepatan rendah hingga menengah.
- Helm motor dirancang khusus untuk melindungi pengendara kendaraan bermotor dari benturan kepala dengan standar pengujian yang lebih ketat mengingat risiko kecelakaan kendaraan bermotor lebih tinggi.
RRI.CO.ID, Surakarta – Helm sepeda dan helm motor sama-sama berfungsi melindungi kepala dari benturan. Namun, bentuk, bobot, ventilasi, serta standar pengujiannya dibuat berbeda sesuai karakter masing-masing kendaraan.
Mengutip U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC), helm sepeda diuji untuk melindungi kepala dari benturan akibat terjatuh atau mengalami kecelakaan saat bersepeda. Sementara itu, standar helm motor dirancang khusus untuk melindungi pengendara kendaraan bermotor dari benturan kepala.
Perbedaan pertama terlihat dari bobot dan desain. Helm sepeda umumnya dibuat lebih ringan dengan banyak lubang ventilasi karena pengendara mengandalkan tenaga tubuh sendiri untuk mengayuh.
Sebaliknya, helm motor biasanya memiliki konstruksi lebih tebal dan menutup area kepala lebih luas. Desain tersebut berkaitan dengan kebutuhan perlindungan ketika pengendara melaju dengan kecepatan lebih tinggi dan menghadapi risiko benturan yang berbeda.
| Baca juga: Mengapa Orang Suka Menonton Film Horor? |
Perbedaan lainnya terdapat pada standar keselamatan. CPSC mensyaratkan helm sepeda menjalani pengujian seperti kemampuan meredam benturan, kekuatan tali pengikat, kestabilan posisi, dan tidak mengganggu pandangan pengendara.
Helm motor memiliki standar tersendiri, salah satunya FMVSS 218 di Amerika Serikat. Standar tersebut menetapkan persyaratan kinerja minimum untuk helm yang digunakan pengendara sepeda motor dan kendaraan bermotor lainnya.
Karena dirancang untuk kebutuhan berbeda, helm sepeda tidak boleh dianggap sebagai pengganti helm motor. Begitu pula sebaliknya, penggunaan helm harus disesuaikan dengan jenis kendaraan dan standar keselamatan yang berlaku agar perlindungannya sesuai dengan risiko yang dihadapi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....