Lirik Lagu Mutiara Terjemah - Laila Ayu ft Irwan Krisdiyanto
- 04 Jul 2026 18:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu 'Mutiara' kembali hadir melalui duet Laila Ayu bersama Irwan Krisdiyanto. Lagu ini diciptakan oleh G. Diana dan diproduksi oleh Simpatik Music Official dengan aransemen musik yang kaya instrumen.
Video musik 'Mutiara' dipublikasikan di kanal YouTube Simpatik Music Official pada Jumat, 27 Juni 2026. Hingga Sabtu, 4 Juli 2026, video ini telah ditonton sebanyak 848.159 kali dan menempati posisi #5 trending musik Indonesia.
Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia "Mutiara - Laila Ayu ft Irwan Krisdiyanto"
Engkaukah mutiara itu?
(Engkaukah permata berharga itu?)
Rela kuselami di laut biru
(Aku rela menyelam di laut biru untukmu)
Tingkahmu bagai purnama
(Sikapmu seperti bulan purnama)
Paras bertaburkan cahaya
(Wajahmu dipenuhi cahaya)
Mantra apakah yang kau berikan
(Mantra apa yang kau berikan padaku)
| Baca juga: Lirik Lagu Terjemah "Tansah" MASDDDHO |
Sehingga bayangmu menghantui?
(Hingga bayanganmu selalu menghantui)
Selalu terbayang angan
(Selalu terbayang dalam khayalan)
Di setiap mimpi malam
(Di setiap mimpi malamku)
Selalu terbayang angan
(Selalu terbayang dalam khayalan)
Menjadi igauan
(Menjadi lamunan)
Dari ujung kuku hingga ujung rambutku
(Dari ujung kuku hingga rambutku)
Mengapa di hati ini lain terasa?
(Mengapa hatiku terasa berbeda?)
| Baca juga: Lirik Lagu Tansah - MASDDDHO |
Meski ku tak kenal siapa namamu
(Meskipun aku tak tahu namamu)
Sungguh damai hati ini bila bersama
(Hatiku sungguh damai bila bersamamu)
Adakah kenyamanan di hatimu
(Apakah ada kenyamanan di hatimu)
Di saat kau melirik dan memandangku?
(Saat kau melirik dan menatapku?)
Adakah serat rasa cinta fatamorgana
(Apakah ada rasa cinta semu seperti fatamorgana)
Sepercik ketukan jiwa?
(Secercah getaran jiwa?)
Ilusi apakah yang telah kuraih?
(Ilusi apa yang telah kuraih?)
Senyum manis khayalan yang tak pasti
(Senyum manis khayalan yang tak pasti)
Terkadang engkau datang, sekejap hilang lagi
(Terkadang kau datang lalu hilang seketika)
Bagaikan mimpi di siang hari
(Seperti mimpi di siang hari)
Hanya bunga mimpi penghibur diri
(Hanya bunga mimpi yang menghibur diri)
Secara arti terjemah, lirik 'Mutiara' menggambarkan perasaan kagum dan cinta yang begitu mendalam. Lagu ini menekankan bagaimana kehadiran seseorang bisa membawa ketenangan meski hanya dalam bayangan atau mimpi.
Judul 'Mutiara' sangat sesuai dengan isi lirik, karena menggambarkan sosok yang berharga dan indah. Potongan lirik "Engkaukah mutiara itu?" menjadi inti dari keseluruhan makna lagu.
Selain itu, lagu ini juga memperlihatkan kekuatan aransemen musik Simpatik Music dengan dukungan instrumen kendang, gitar, bass, keyboard, hingga suling. Hal ini membuat lagu terasa lebih hidup dan penuh warna.
(Roy Nur Rohim - Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....