Aturan Kaos Kaki dalam Sepak Bola Internasional

  • 22 Jun 2026 22:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kaos kaki merupakan salah satu perlengkapan wajib dalam sepak bola internasional. Meski sering dianggap sebagai bagian kecil dari seragam pemain, penggunaannya ternyata diatur secara khusus dalam Laws of the Game yang diterapkan oleh FIFA dan disusun oleh The International Football Association Board (IFAB).

Aturan ini bertujuan menjaga keselamatan pemain sekaligus memudahkan tugas wasit selama pertandingan. Menurut FIFA dan IFAB (International Football Association Board) , kaos kaki termasuk dalam lima perlengkapan wajib yang harus dikenakan pemain bersama jersey, celana, pelindung tulang kering (shin guard), dan sepatu.

Aturan tersebut juga menyebutkan bahwa pelindung tulang kering wajib tertutup oleh kaos kaki, sementara pita perekat atau bahan lain yang dipasang di bagian luar kaos kaki harus memiliki warna yang sama dengan bagian kaos kaki yang ditutupnya. Aturan mengenai warna pita perekat mulai mendapat perhatian besar pada dekade 2010-an.

Sebelumnya, banyak pemain menggunakan pita dengan warna berbeda dari kaos kaki mereka. Namun IFAB kemudian menetapkan bahwa pita atau bahan tambahan yang terlihat dari luar harus memiliki warna yang sama dengan kaos kaki agar tidak menimbulkan kebingungan bagi asisten wasit saat mengamati pemain dan menentukan sentuhan terakhir bola.

Selain sebagai bagian dari identitas tim, kaos kaki juga memiliki fungsi keselamatan. Aturan internasional mengharuskan pelindung tulang kering tertutup sepenuhnya oleh kaos kaki selama pertandingan berlangsung.

Ketentuan ini dibuat untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap benturan yang sering terjadi dalam permainan sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul tren penggunaan “sock sleeves” atau kaos kaki yang dimodifikasi oleh pemain profesional.

Sebagian pemain memotong bagian bawah kaos kaki resmi tim dan menggabungkannya dengan grip socks yang dianggap lebih nyaman. Meski demikian, bagian luar yang terlihat tetap harus sesuai dengan aturan warna yang berlaku dalam kompetisi resmi.

Wasit memiliki kewenangan untuk memeriksa perlengkapan pemain sebelum pertandingan dimulai. Jika ditemukan kaos kaki yang tidak sesuai aturan atau tidak menutupi pelindung tulang kering sebagaimana mestinya, pemain dapat diminta memperbaikinya sebelum diizinkan bermain. Ketentuan ini berlaku mulai dari level amatir hingga kompetisi internasional tertinggi.

Meskipun terlihat sederhana, aturan kaos kaki menunjukkan bahwa setiap detail dalam sepak bola modern memiliki fungsi penting. Dari aspek keselamatan, identitas tim, hingga membantu kinerja perangkat pertandingan, kaos kaki menjadi bagian yang tak terpisahkan dari standar profesional yang diterapkan dalam sepak bola internasional saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....