Mengenal Lebih dalam Trofi Piala Dunia
- 31 Mei 2026 19:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Trofi Piala Dunia FIFA merupakan salah satu simbol paling ikonik dalam dunia olahraga. Setiap empat tahun sekali, trofi ini menjadi incaran puluhan negara peserta yang berjuang meraih gelar juara dunia. Namun, banyak penggemar sepak bola yang belum mengetahui bahan utama yang digunakan untuk membuat trofi bergengsi tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi FIFA, trofi Piala Dunia yang digunakan sejak 1974 dibuat dari emas 18 karat atau sekitar 75 persen emas murni. Trofi setinggi 36,8 sentimeter itu memiliki berat sekitar 6,175 kilogram. Selain emas, bagian alas trofi juga dihiasi dua lapisan batu malachite berwarna hijau yang menjadi ciri khas desainnya.
Trofi ini dirancang oleh pematung Italia, Silvio Gazzaniga, setelah FIFA mengadakan kompetisi desain untuk menggantikan Trofi Jules Rimet yang digunakan pada periode 1930 hingga 1970. Desain karyanya menampilkan dua sosok manusia yang mengangkat bumi sebagai simbol kemenangan dan persatuan dunia melalui sepak bola.
Meski FIFA sering menyebut trofi tersebut terbuat dari emas padat, sejumlah ahli menyatakan bagian dalam trofi kemungkinan tidak sepenuhnya solid. Jika seluruh bagian trofi terbuat dari emas murni tanpa rongga, beratnya diperkirakan bisa mencapai lebih dari 70 kilogram sehingga akan sulit diangkat oleh para pemain saat perayaan juara.
Keunikan lainnya, negara yang menjuarai Piala Dunia tidak diperbolehkan menyimpan trofi asli secara permanen. Trofi asli tetap menjadi milik FIFA dan hanya digunakan dalam seremoni penyerahan penghargaan. Setelah itu, juara dunia akan menerima replika resmi yang dilapisi emas sebagai kenang-kenangan.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat, trofi ini telah diangkat oleh sejumlah negara besar seperti Brasil, Argentina, Jerman, Italia, Prancis, dan Spanyol. Nama negara juara diukir pada bagian bawah trofi setiap kali turnamen berakhir.
Dengan bahan utama emas 18 karat dan alas batu malachite, trofi Piala Dunia bukan hanya memiliki nilai material yang tinggi, tetapi juga menjadi lambang prestasi tertinggi dalam sepak bola internasional. Tak heran jika mengangkat trofi tersebut menjadi impian setiap pemain yang tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....