Terjemah Lirik Tembang Donga Lagu Soimah

  • 23 Mei 2026 23:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Tembang Donga' dibawakan oleh penyanyi Soimah Pancawati. Liriknya diciptakan oleh Nurbayan dengan aransemen musik dari Boedhie Pramono.

Karya ini hadir dengan nuansa pop Jawa yang sarat makna doa dan restu seorang ibu. Video musik resmi tayang perdana pada Selasa, 20 Mei 2026 di kanal YouTube Soimah.

Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, video tersebut telah ditonton sebanyak 139.843 kali. Lagu ini mendapat sambutan hangat dan berhasil masuk jajaran trending musik Indonesia.

Secara arti terjemah, lirik 'Tembang Donga' menceritakan doa seorang ibu untuk anaknya. Pesan yang disampaikan penuh harapan agar sang anak menjalani kehidupan rumah tangga dengan sabar, bijak, dan penuh keberkahan. Makna mendalam ini membuat lagu terasa emosional dan menyentuh hati.

Lirik paling sesuai dengan judul menggambarkan doa yang terus mengiringi langkah anak. Ungkapan "Tembang Dongane Ibu" menjadi simbol restu yang tak pernah putus. Hal ini memperkuat tema utama lagu tentang cinta dan doa seorang ibu.

Informasi lain menyebutkan bahwa lagu ini digarap dengan detail artistik oleh tim produksi Lokacinema. Dukungan kru kamera dan editor membuat video musik tampil indah. Kehadiran Soimah sebagai penyanyi utama menambah kekuatan emosional karya ini.

Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia 'Tembang Donga' - Soimah

Ra kerasa wis seprene

(Tidak terasa sudah sejauh ini)

Nggonku nggedhekke

(Tempatku membesarkanmu)

Koyo lagi wingi

(Seperti kemarin)

Tak kudang lan tak rumati

(Ku rawat dan ku jaga)

Trenyuh ati iki

(Hati ini terharu)

Nyatane tahun wis ganti

(Nyata sudah berganti tahun)

Sliramu wis dadi pria

(Kamu sudah menjadi pria)

Kang sejati hambangun

(Yang sejati membangun)

Bebrayan mulyo

(Rumah tangga mulia)

Ngger anakku rungokno ibu

(Anakku dengarkan ibumu)

Titip tembung

(Titip pesan)

Nggo sangu urip

(Untuk bekal hidup)

Madyaning bebrayan agung

(Dalam rumah tangga besar)

Gemi lan nastiti

(Hemat dan teliti)

Sing sabar lan ngati ati

(Yang sabar dan hati-hati)

Mugio nggongmu bebrayan

(Semoga rumah tanggamu)

Selawase tansah pinaring kamulyan

(Selamanya diberi kemuliaan)

Tangismu dadi donganing atiku

(Tangismu jadi teman hatiku)

Saben esemu dadi cahya dalanku

(Setiap senyummu jadi cahaya jalanku)

Tangan sing wit cilik tak gegem

(Tangan kecil yang dulu ku genggam)

Saiki kudu tak cul ake

(Sekarang harus ku lepaskan)

Mergo wis titi wancine

(Karena sudah waktunya)

Neruske dalan urip e

(Meneruskan jalan hidupmu)

Donga lan pangestu

(Doa dan restu)

Mung kanggo sliramu

(Hanya untukmu)

Tembang dongane ibu

(Lagu doa seorang ibu)

Genggemen njero atimu

(Genggaman dalam hatimu)

Gusti bakal mayungi

(Tuhan akan melindungi)

Saben kabeh langkahmu

(Setiap langkahmu)

Langgeng setyo tuhu

(Langgeng setia dan jujur)

Soko ijab kabul

(Dari ijab kabul)

Nganti pungkase wektu

(Hingga akhir waktu)

Reff :

Donga lan pangestu

(Doa dan restu)

Mung kanggo sliramu

(Hanya untukmu)

Tembang dongane ibu

(Lagu doa seorang ibu)

Genggemen njero atimu

(Genggaman dalam hatimu)

Gusti bakal mayungi

(Tuhan akan melindungi)

Saben kabeh langkahmu

(Setiap langkahmu)

Langgeng setyo tuhu

(Langgeng setia dan jujur)

Soko ijab kabul

(Dari ijab kabul)

Nganti pungkase wektu

(Hingga akhir waktu)

Soko ijab kabul

(Dari ijab kabul)

Nganti pungkase wektu

(Hingga akhir waktu)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....