Lirik Lagu Paman Dari Mana 'Kosong' - Societeit De Harmonie ft Natasya Elvira
- 16 Mei 2026 06:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul Paman Dari Mana 'Kosong' kembali hadir dibawakan oleh Societeit De Harmonie bersama Natasya Elvira. Genre musik yang ditawarkan kali ini memadukan nuansa jazz dengan sentuhan komikal vokal, menghadirkan warna baru dalam tur Sowan Jogja Day 3.
Makna lagu 'Kosong' menggambarkan perjalanan cita-cita dan realita kehidupan. Liriknya menyinggung tentang harapan menjadi kaya, lalu beralih pada kesederhanaan berkarya, serta refleksi atas mimpi yang kadang tercemar pahitnya kenyataan.
Hingga Sabtu, 16 Mei 2026, video penampilan ini telah ditonton lebih dari 613.529 kali di YouTube. Lagu tersebut masuk dalam daftar trending musik dan menempati posisi ke-19, menandakan antusiasme besar dari penikmat musik.
Gaya musikal yang ditampilkan terasa unik dengan perpaduan vokal ringan hingga melengking tinggi. Societeit De Harmonie menghadirkan aransemen yang kuat, sementara Natasya Elvira memberi karakter vokal yang khas.
Secara genre, lagu ini berakar pada jazz dengan sentuhan klasik yang mengingatkan pada soundtrack film Indonesia era 1950-an. Hal ini membuat 'Kosong' terasa segar sekaligus nostalgis bagi pendengar.
Sebelumnya, lagu ini dikenal sebagai karya anak-anak populer berjudul 'Pamanku Datang' ciptaan A.T. Mahmud. Versi awalnya dinyanyikan oleh Diana Martini pada era 1970-an, dengan lirik sederhana tentang paman yang datang dari desa membawa buah tangan.
Netizen pun memberikan komentar positif atas penampilan ini. Akun @ibnuezra9417 menuliskan, "Ngeri....flawless cara nyanyi nya. Suara komikal mcm bocah di awal. Di saut Suara berat. Lantas Tetiba melengking tinggi dan....enak!"
Berikut Lirik Lagu Kosong - Societeit De Harmonie ft Natasya Elvira
Paman dari mana? Dari ibu kota
Paman bawa apa? Bawa cita-cita
Cita-cita apa? Jadi orang kaya
Kenapa ke desa? Taman gagal kaya
Debu dan suara menderu-deru
Ingatkan aku padamu
Pahitan lagi cemari mimpi
Nikmati kosong dan memulai kembali
Paman sedang apa? susun cita-cita
Cita-cita apa? jadi orang biasa.
Biasa gimana? Biasa berkarya
Kenapa ke desa? Sesak benar di kota
Debu dan suara menderu-deru
Ingatkan aku padamu
Pahitan lagi cemari mimpi
Nikmati kosong dan memulai kembali
| Baca juga: Lirik "Ginarise Gusti" Lagu Gilga Sahid |
(musik)
Debu dan suara menderu-deru
Ingatkan aku padamu
Pahitan lagi cemari mimpi
Nikmati kosong dan memulai kembali
Nikmati kosong dan memulai kembaliii
Nikmati kosong dan memulai kembali
Trotot..
(Roy Nur Rohim - Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....