Terjemah Lirik Lagu Ngupoyo - Pendhoza ft. Eri Pras
- 27 Apr 2026 20:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Ngupoyo' resmi dirilis oleh Pendhoza bersama Eri Pras dengan nuansa pop Jawa modern yang dipadukan rap. Lirik lagu ini diciptakan oleh Lewunk, Bagus Muh, Aris Sofkhan, dan Sandios, dengan aransemen musik oleh Bagus Muhammad serta Ryan Pianos.
Video musik 'Ngupoyo' tayang perdana di kanal YouTube Pendhoza Official pada Jumat, 24 April 2026. Hingga Senin, 27 April 2026, video ini telah ditonton sebanyak 67.418 kali dan mendapat perhatian besar dari penggemar. Lagu ini sempat masuk jajaran trending musik, menandakan antusiasme tinggi dari para pendengar.
Secara arti terjemah, lirik 'Ngupoyo' menggambarkan perjuangan seorang pria yang bekerja keras demi cinta sejatinya. Pesan utama lagu ini adalah kesetiaan, pengorbanan, dan tekad untuk membangun masa depan bersama meski harus melewati kesulitan hidup.
Lirik yang paling sesuai dengan judul 'Ngupoyo' adalah bagian yang menekankan usaha keras demi kebahagiaan pasangan. Kalimat seperti "Uwis seprene ku berjuang demi kowe sing tak sayang" menjadi inti dari makna perjuangan cinta yang diangkat dalam lagu ini.
Informasi lain dari sumber menyebutkan bahwa video musik ini digarap dengan arahan sutradara Yahya Zulfikar dan tim produksi kreatif Pendhoza.
Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia 'Ngupoyo - Pendhoza ft. Eri Pras'
Uwis seprene ku berjuang
(Sampai sekarang aku berjuang)
Demi kowe sing tak sayang
(Demi kamu yang aku sayang)
nganti aku kerjo banting tulang
(Hingga aku bekerja keras banting tulang)
Tak jaluk koe sing tenang
(Aku mohon kamu tetap tenang)
Ning kene aku urip pas pasan
(Di sini aku hidup pas-pasan)
Wis tak tokke jurus pengiritan
(Sudah kupakai jurus penghematan)
Tak rewangi mung mangan sarimi
(Aku temani hanya makan mi instan)
Ben supoyo iso gek ndang cepet rabi
(Agar bisa segera cepat menikah)
Wes tak cicil tuku emas
(Sudah aku cicil membeli emas)
Hubungane ojo nganti kandas
(Hubungan ini jangan sampai putus)
Aku wani yen babak bundas
(Aku berani meski babak belur)
Koe cukup jogo ati
(Kamu cukup menjaga hati)
Saiki ku wes kerjo ora mung modal tresno
(Sekarang aku sudah bekerja tidak hanya modal cinta)
Bakal koe tak lamar tak lungguhke pelaminan
(Akan kamu kulamar dan kududukkan di pelaminan)
Bapak ibu kulo nyuwun donga restu
(Bapak ibu aku mohon doa restu)
Digampangke dilancarke niat apik bebrayan kalih anakke
(Dimudahkan dan dilancarkan niat baik berumah tangga dengan anakmu)
Percoyo ro aku bakal tak gemateni
(Percayalah padaku akan kujaga dengan sepenuh hati)
Aku wong ora ndue nanging tresno kepati
(Aku orang yang tidak punya apa-apa tapi cinta sepenuh hati)
Saiki rekoso sesuk bakale mulya
(Sekarang susah, besok akan mulia)
Tresnaku nggo koe raono ati seng liyo
(Cintaku untukmu, tidak ada hati yang lain)
Panase srengenge ora dadi masalah
(Panasnya matahari bukan masalah)
Aku tetep kerjo semangat golek rupiah
(Aku tetap bekerja semangat mencari uang)
Udan deres kabeh rintangan tak trabas
(Hujan deras semua rintangan kuterobos)
Tak jogo hubungan iki ojo nganti kandas
(Aku jaga hubungan ini jangan sampai putus)
Wes tak cicil tuku emas
(Sudah aku cicil membeli emas)
Hubungane ojo nganti kandas
(Hubungan ini jangan sampai putus)
Aku wani yen babak bundas
(Aku berani meski babak belur)
Koe cukup jogo ati
(Kamu cukup menjaga hati)
Saiki ku wes kerjo ora mung modal tresno
(Sekarang aku sudah bekerja tidak hanya modal cinta)
Bakal koe tak lamar tak lungguhke pelaminan
(Akan kamu kulamar dan kududukkan di pelaminan)
Bapak ibu kulo nyuwun donga restu
(Bapak ibu aku mohon doa restu)
Digampangke dilancarke niat apik bebrayan kalih anakke
(Dimudahkan dan dilancarkan niat baik berumah tangga dengan anakmu)
Aku wes ora neko-neko
(Aku sudah tidak macam-macam)
Judi mabuk tak tinggalno
(Judi dan mabuk sudah kutinggalkan)
Demi koe sing tak tresno
(Demi kamu yang aku cintai)
Dadio bojoku tekan tuo
(Jadilah istriku sampai tua)
(Roy Nur Rohim - Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....