Lagu Paling Sedih Menurut Sains
- 27 Apr 2026 00:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lagu ‘The Drugs Don’t Work’ dari The Verve disebut sebagai salah satu karya paling emosional dalam sejarah musik. Bahkan, sejumlah penelitian menempatkannya sebagai lagu paling menyentuh secara ilmiah.
Mengutip akun Instagram @checksound.nex, penelitian yang dilakukan oleh Dr. Harry Witchell menunjukkan dampak unik lagu ini pada tubuh manusia. Pendengar mengalami peningkatan detak jantung, perubahan pola napas, hingga reaksi suhu kulit.
Respons tersebut menandakan bahwa lagu ini tidak hanya menyentuh secara emosional. Namun juga memicu reaksi fisiologis yang nyata di dalam tubuh.
Lagu ini ditulis oleh Richard Ashcroft dalam momen personal yang sangat berat. Ia menciptakannya saat menghadapi kondisi ayahnya yang sedang sekarat.
Latar belakang emosional tersebut memberi kedalaman makna pada setiap liriknya. Tak heran jika lagu ini terasa begitu autentik dan menyayat hati.
Pada tahun 1997, lagu ini semakin melekat di benak publik global. Hal ini terjadi ketika dunia tengah berduka atas wafatnya Princess Diana.
Secara tidak langsung, ‘The Drugs Don’t Work’ menjadi soundtrack kesedihan kolektif saat itu. Lagu ini pun melampaui fungsi hiburan dan berubah menjadi simbol duka.
Dalam konteks musik Britpop, lagu ini memiliki posisi yang unik. Ia tidak hanya populer, tetapi juga memiliki dampak emosional yang mendalam.
Fenomena ini menunjukkan bahwa musik mampu memengaruhi manusia hingga ke tingkat biologis. Lagu bukan sekadar suara, melainkan pengalaman yang bisa dirasakan tubuh.
Kisah di balik lagu ini menjadi bukti bahwa karya yang jujur memiliki kekuatan besar. ‘The Drugs Don’t Work’ pun tetap dikenang sebagai salah satu lagu paling menyentuh sepanjang masa.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....