Lirik MAAK Lagu Ipank Pop Minang

  • 24 Mar 2026 06:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Penyanyi Pop Minang, Ipank kembali hadir dengan karya terbaru berjudul 'MAAK'. Lagu ini bergenre pop melayu dengan sentuhan balada yang penuh emosi. Liriknya diciptakan oleh Guspa Diana dan diaransemen oleh Iwan Romeo, menghadirkan nuansa musik yang menyentuh hati.

Makna lagu 'MAAK' secara garis besar adalah penyesalan seorang anak rantau. Ia berjuang keras mencari rezeki, namun di sisi lain harus merasakan kerinduan mendalam kepada sang ibu di kampung halaman. Lagu ini menjadi pengingat bahwa waktu bersama orang tua adalah harta paling berharga.

Video musik 'MAAK' resmi dipublikasikan di YouTube pada Sabtu, 15 Maret 2026. Hingga Selasa, 24 Maret 2026, video tersebut telah ditonton lebih dari 280 ribu kali dan menempati posisi #28 di tangga trending musik Indonesia. Popularitasnya menunjukkan betapa kuatnya pesan emosional yang dibawa Ipank.

Genre pop melayu yang dipadukan dengan balada menjadikan 'MAAK' sebagai karya yang sarat makna. Lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh sisi emosional pendengar, terutama mereka yang merantau jauh dari keluarga.

Sebagai karya original, 'MAAK' menjadi bukti konsistensi Ipank dalam menghadirkan lagu yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Netizen pun banyak memberikan komentar positif, salah satunya dari akun @afririzal9408 yang menulis, "Jangan siksa orang tua mu dengan kerinduan. Pulang lah uang tidak berguna jika mereka telah tiada ❤".

Berikut Lirik Lagu MAAK - Ipank

Mak, tahun ini ku tak pulang

Mak, jalan ini penuh rintangan

Terkadang lapar masih terucap kenyang

Basah kuyup namun kekeringan

Doamu bagaikan lentera kehidupan

Selalu terang di dalam perjalanan

Surgaku selalu dalam lindungan

Jasamu sungguh tak tergantikan

Bagaikan tetesan air hujan turun ke bumi

Mengalir deras dalam khayalan mimpi

Syair lagu ini kutulis di relung hati

Do'akan langkahku 'tuk mencari rezki

Aku sadar lukamu dulu

Marahmu itu peluk hangat untukku

Sehatlah selalu anakmu sedang berjuang untukmu

Sempurna cintamu berteduh dalam binaanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Bagaikan tetesan air hujan turun ke bumi

Mengalir deras dalam khayalan mimpi

Syair lagu ini kutulis di relung hati

Do'akan langkahku 'tuk mencari rezki

Aku sadar lukamu dulu

Marahmu itu peluk hangat untukku

Sehatlah selalu anakmu sedang berjuang untukmu

Sempurna cintamu berteduh dalam binaanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

(Roy Nur Rohim - Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....