Pemkot Solo Tata Kawasan Gilingan Jadi Pusat Kreativitas Baru
- 14 Sep 2026 16:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen melakukan penataan kawasan sekitar Terminal Tirtonadi, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari. Penataan tersebut diarahkan untuk mengubah wajah kawasan sekaligus mengembangkan potensi kreativitas baru di sekitar terminal.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Surakarta, Respati Ardi saat meninjau program pemberdayaan warga di Kelurahan Gilingan. Program pemberdayaan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah bersama masyarakat untuk mendorong perubahan di kawasan Gilingan.
Respati mengatakan, Pemkot Surakarta bersama camat dan lurah akan melakukan penataan kawasan sekitar terminal. Penataan mencakup taman dan sejumlah fasilitas yang ada di kawasan tersebut.
“Inisiasi dari Pak Lurah untuk membersamai rekan-rekan mungkin pekerja seks komersial yang hari ini kita rangkul bersama, kita rubah nasibnya kita ajari, kita dampingi untuk mereka berubah nasib,” kata Respati, Senin, 14 September 2026.
Menurut Respati, perubahan kawasan Gilingan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemerintah juga mendorong munculnya aktivitas dan potensi kreativitas baru yang dapat memberikan kegiatan positif bagi masyarakat.
Ia mengatakan, penataan tersebut diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kawasan Gilingan. Pemerintah ingin kawasan di sekitar terminal memiliki citra yang lebih baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Lalu selanjutnya yang kedua adalah kita berkomitmen dengan Pak Camat dan Pak Lurah untuk merubah wajah Gilingan di sekitar terminal untuk menjadi pusat potensi kreativitas yang baru,” ujarnya.
Respati mengatakan, pemerintah akan menata taman dan fasilitas di sekitar kawasan terminal. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan kawasan agar lebih ramah bagi masyarakat.
Sementara itu, Lurah Gilingan, Galih Kusuma Atmaja mengatakan, perubahan kawasan juga didukung melalui program Mas Gilang Sukak Tomat, atau Masyarakat Gilingan Sukseskan PSK Tobat dari Maksiat. Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, tetapi juga mendorong pendampingan bagi warga yang ingin meninggalkan pekerjaan sebelumnya.
Galih mengatakan, program pemberdayaan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Dukungan CSR dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program sehingga penerima bantuan memiliki pendampingan dalam menjalankan usaha.
Ia menambahkan, pihak kelurahan juga akan menentukan lokasi usaha bagi penerima bantuan. Aktivitas usaha nantinya tetap dipantau dan didukung melalui program-program Kelurahan Gilingan.
“Harapannya nanti di sekitaran terminal itu bisa bebas dari prostitusi, bisa dirubah wajahnya menjadi Gilingan yang lebih baik lagi, yang ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah untuk semuanya,” kata Galih.
Menurut Galih, persoalan yang berkaitan dengan prostitusi di kawasan Gilingan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, ia mengajak masyarakat maupun pihak lain untuk turut berkontribusi dalam program pemberdayaan dan penataan kawasan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....