Wawali Surakarta Apresiasi Festival Kuliner Njupuk Wakul Kepatihan Kulon
- 01 Mar 2026 01:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam meramaikan pasar takjil yang ada, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani ngabuburit atau mendatangi salah satu Festival Kuliner Njupuk Wakul yang berada di Kepatihan Kulon pada Jumat, 27 Februari 2026.
Festival ini sendiri memiliki keunikan karena berbagai latar belakang agama tampak berdampingan menjajakan dagangannya, untuk disajikan kepada warga yang berburu menu berbuka puasa.
Ditemui pasca ngabuburit di Festival Kuliner Njupuk Wakul yang berada di Kepatihan Kulon, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mengapresiasi inisiatif warga yang memanfaatkan kawasan tersebut sebagai etalase Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus ruang kebersamaan.
"Potensi usaha kecil warga Kelurahan Kepatihan Kulon ini harus kita dukung, karena inisiasi yang sangat positif berdampak kepada masyarakat khususnya di bidang ekonomi. Kita semakin tahu bahwa banyak potensi khususnya UMKM yang ada di Kota Surakarta dari Kepatihan Kulon," kata Astrid Widayani.
Demi meningkatkan penjualan kuliner yang ada, Wakil Wali Kota Surakarta ini berharap para warga memperluas branding dengan logo dan kemasan menarik untuk bisa diperjualbelikan melalui digital.
Astrid juga menceritakan bagaimana Festival ini mampu menjaga keharmonisan yang ada di Kepatihan Kulon. Sehingga mampu menunjukkan bagaimana toleransi di Kota Surakarta tidak hanya sekedar jargon saja.
"Jadi sekarang kalau Surakarta kota toleransi itu bukan sekedar jargon atau slogan saja, tetapi bagaimana kita wujudkan harmonisasi Kota Surakarta yang majemuk ini dengan kebersamaan," katanya menambahkan.
Selain memberikan apresiasi, Astrid Widayani mendukung festival kuliner Njupuk Wakul tidak hanya hadir pada bulan Ramadan saja, melainkan bisa menjadi potensi wisata baru di Kota Surakarta yang hadir pada hari besar lainnya.
Sementara itu, hadir menemani Astrid Widayani, Pendeta Obaja Tanto Setiawan dari GBI Keluarga Allah, menilai keberagaman yang terbangun di Kepatihan Kulon menjadi modal penting bagi kemajuan masyarakat.
"Saya rasa sangat-sangat baik sekali dari apa yang diadakan yang pertama, bisa lihat juga ada kerukunan, kesatuan, sehingga itu akan jadi modal yang baik untuk semua kemajuan. Kedua juga dengan adanya ini akan terus membantu UMKM kita punya sarana untuk bertumbuh," ucap Pendeta Obaja Tanto Setiawan.
Pemerintah Kota Surakarta berharap, kawasan UMKM Kepatihan Kulon dapat terus berkembang, sekaligus menjadi contoh praktik toleransi yang tumbuh dari aktivitas ekonomi masyarakat. (JK)