BI Solo Catat Transaksi QRIS di Solo Raya hingga Mei 2026 Tembus 11,62 Triliun
- 05 Agt 2026 10:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo mencatat nominal transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Solo Raya hingga Mei 2026 mencapai Rp11,62 triliun.
Nilai tersebut tumbuh 113,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan adopsi pembayaran digital di masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo KPwBI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat mengatakan pertumbuhan transaksi QRIS mencerminkan semakin bergairahnya kegiatan usaha di Solo Raya.
Sejumlah sektor usaha mulai menunjukkan ekspansi, terutama penyediaan akomodasi dan makan minum, konstruksi, serta jasa keuangan.
"Beberapa sektor usaha mengalami peningkatan, di antaranya akomodasi dan makan minum, konstruksi, serta jasa keuangan. Hal ini menunjukkan aktivitas ekonomi terus bertumbuh," kata Dwiyanto kepada rri.co.id, Selasa 4 Agustus 2026.
Anto, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa selain dari sisi nominal, volume transaksi QRIS juga mengalami peningkatan 168,4 persen atau sebesar 139.342.162 transaksi. Sementara itu, jumlah merchant QRIS di Solo Raya mencapai 932.494 merchant.
"Kota Solo masih menjadi wilayah dengan pangsa merchant terbesar penggunaan QRIS, yakni 38,1 persen dari total merchant QRIS di Solo Raya dan 38,8 persen untuk transaksi," katanya.
Anto memprediksi angka merchant QRIS bulan Juni 2026 turun drastis. Penurunan ini terjadi karena adanya kebijakan dari perbankan bahwa akun QRIS yang tidak aktif akan ditutup.
Penurunan angka merchant QRIS ini tidak hanya terjadi di Kota Solo, tetapi juga wilayah lain di Solo Raya.
Lebih lanjut, Anto menyampaikan bahwa BI Solo mengajak masyarakat aktif menggunakan QRIS agar akun tidak ditutup oleh pihak bank karena tidak pernah digunakan. (SF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....