Antisipasi Lonjakan Trafik saat Lebaran, Indosat Perkuat Jaringan

  • 03 Mar 2026 11:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memprediksi terjadi kenaikan trafik di Jawa Tengah pada Ramadan dan Idulfitri 2026 mencapai 37,6 persen.

Lonjakan trafik tertinggi terjadi di Wonogiri, Grobogan, Kebumen, Blora, dan Purworejo.

EVP-Head of Circle Java Indosat, Yudhanegoro, menyampaikan, Fahd agar jaringan Andal di titik lonjakan trafik Indosat Circle Java memperkuat jaringan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 (Point of Interest/titik keramaian) yang 94 POI berada di Jawa Tengah,

Fahd memastikan Ramadan dan Idulfitri 2026 di Circle Java, yang mencakup wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Bali & Nusa Tenggara, berjalan lebih nyaman, lebih aman, dan tetap nyambung.

"Untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idul Fitri tetap terhubung tanpa gangguan, baik kota besar maupun daerah tujuan mudik," ujar dia, Senin 2 Maret 2026.

Bukan Hanya Cepat, kata Fahd tapi juga aman melalui brand IM3, Tri, dan HiFi Air, Indosat menghadirkan solusi sesuai kebutuhan pelanggan selama Ramadan.

Dengan brand IM3 Indosat hadirkan kampanye IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan.

"Ini merupakan inovasi perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call dari potensi penipuan digital yang diketahui meningkat signifikan selama Ramadan," kata dia.

Hal ini didukung teknologi AIvolusi5G, SATSPAM+ memberikan perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call dari potensi penipuan digital yang diketahui meningkat signifikan selama Ramadan.

"Seluruh pelanggan Paket Ramadan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan ini tanpa biaya tambahan," katanya

Ditambahkan Fahd berdasarkan Data 2025 menunjukkan, kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat hingga 34,7%, kasus tersebut dengan 89% terjadi melalui WhatsApp dan 64% melalui panggilan telepon.

Menurutnya Modusnya semakin canggih. Penipuan berbasis AI seperti deepfake dilaporkan telah menimbulkan kerugian hingga Rp700 miliar. (Sifat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....