Jelang Ramadan, Bupati Boyolali Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman
- 12 Feb 2026 18:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Mendekati bulan suci Ramadan, Bupati Boyolali Agus Irawan bersama jajaran Forkopimda Boyolali dan beberapa Kepala OPD terkait melakukan pemantauan harga dan stok bahan pangan di dua pasar utama yakni Pasar Kota Boyolali dan Pasar Sunggingan, Kamis 12 Februari 2026.
Ditemui di lokasi, Bupati Agus mengungkapkan, menjelang bulan suci Ramadan ini harga kebutuhan pokok yang berlaku di pasar masih aman. Kalaupun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti daging dan sayuran, namun harganya masih bisa dijangkau masyarakat.
“Kita berharap nanti tidak ada lonjakan harga yang tinggi.” ujar Bupati Agus.
PIhaknya juga memastikan bahwa stok kebutuhan pokok yang dijual di pasar aman hingga Lebaran nanti. Disinggung mengenai antisipasi penimbunan barang, Bupati Agus menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akan bekerjasama dengan Polres Boyolali untuk melakukan pengawasan dan akan menindak tegas para pedagang yang melakukan hal tersebut.
“Kalau memang ada penimbunan pasti akan kita tindak, itu akan merugikan bagi semuanya, dan juga tentunya akan berpengaruh pada harga, jadi tidak boleh ada tindakan seperti itu.” pungkas orang nomor satu di Kota Susu itu.
Menurut informasi dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali Purnawan Raharjo, komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti daging dan telur ayam masih dalam taraf wajar. Sedangkan komoditas yang kenaikan harganya cukup signifikan adalah cabai rawit.
Daging ayam yang semula Rp 35 ribu per kilo, kini menjadi Rp 38 ribu. Kemudian telur ayam dari harga Rp 25-26 ribu per kilo, kini naik menjadi Rp 28-29 ribu. Untuk cabai rawit merah, yang semula Rp 40-50 ribu per kilo, kini melonjak hingga Rp 70-80 ribu. Selanjutnya cabai rawit hijau dari harga Rp 25-30 ribu, sekarang menyentuh Rp 40 ribu.
Kemudian untuk komoditas bahan pokok seperti beras, tidak mengalami kenaikan harga. Beras medium berkisar Rp 13 ribu per kilo, beras premium Rp 15 ribu per kilo, dan beras SPHP Rp 12 ribu per kilo. Untuk minyak goreng Minyakita, berada diharga Rp 17 ribu per liter, sedangkan minyak curah Rp 23 ribu per liter.
Purnawan mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak menimbun stok bahan pangan dan berbelanja secukupnya, agar harga bahan pangan di pasar tetap stabil. Ia menjamin stok bahan pangan Kabupaten Boyolali akan cukup hingga Lebaran nanti.
“Jadi tidak usah khawatir bahwa stok barang-barang kebutuhan pokok masih aman di Kabupaten Boyolali.” kata Purnawan. (Kisno/Rill)

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....