DPU Sragen Akui Jalan Bonagung-Gading Rusak Dampak Galian-C
- 14 Jan 2026 12:55 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen: Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen buka suara perihal viral jalan ruas Tanon-Gading yang berlumpur bak kubangan kerbau. Infrastruktur tersebut rusak salah satunya disebabkan angkutan truk Galian-C.
"(Jalan rusak akibat Galian-C?) Setahu kami ada. Ada Galian-C (di wilayah Gading)," ucap Kepala Bidang Bina Marga DPU Sragen Aribowo Sulistyono, Rabu 14 Januari 2026.
Aribowo juga menyebut, penyebab kerusakan jalan tersebut karena lama tidak ada pemeliharaan. Pemeliharaan hanya sebatas pengurugan lubang agar tidak membayakan pengendara.
"Salah satunya juga itu sudah lama belum ada perbaikan yang rekonstruksi atau rehab. Walaupun mungkin secara pemeliharaan juga kita juga pernah melakukan pemeliharaan di sana ngurug-ngurug seperti itu," kata dia.
Baca juga: Jalan Tanon-Gading Rusak Bak Kubangan Kerbau
Menurut Aribowo, jalan ruas Bonagung-Gading-Tanon masuk ruas kabupaten. Panjang jalan tersebut 2,63 kilometer dengan lebar existing 4 meter.
"Sebelumnya sudah kami usulkan di IJD (Inpres Jalan Desa) itu di tahun 2025 bersamaan dengan jalan ruas jalan yang nyambung jalan Tanon-Gading. Kebetulan untuk yang masuk di IJD 2025 yang Jalan Tanon-Gading, yang Bonagung-Gading belum," katanya menjelaskan.
Seiring belum digarapnya jalan Bonagung-Gading-Tanon, DPU akan mengusulkan lagi tahun ini. Disamping itu DPU berjanji akan melakukan pemeliharaan jalan tersebut.
"Sementara ini kami juga akan berusaha untuk jalan Bonagung-Gading akan kami usulkan kembali. Termasuk juga nanti sambil menunggu, akan kita perbaiki dengan pemeliharaan rutin dari Dari DPU," ujarnya.
Selain mengusulkan IJD lagi, DPU juga akan mengusulkan perbaikan jalan Gading melalui APBD-P 2026. Ini sebagai antisipasi manakala usulan IJD tidak setujui.
"Di samping IJD tentu saja kita juga mengusulkan lewat APBD sendiri. Nanti kita usulkan mungkin di perubahan 2026 atau mungkin di usulan penetapan 2027."
Sebagai informasi, IJD 2025 melalui aspirasi Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputra yang sudah terlaksana ada dua ruas. Yakni ruas Tanon-Bonagung Kecamatan Tanon dan Jalan Bahok-Kebonromo Kecamatan Ngrampal. "Untuk IJD 2026 kita belum tahu."
Sebelumnya infrastruktur jalan ruas Bonagung-Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan. Akses menuju Desa Gading itu banyak lubang hingga dijuluki masyarakat setempat "Wisata Jeglongan Sewu".
Warga setempat ramai-ramai mengunggah kondisi jalan berlubang yang kerap membuat pengendara celaka ke media sosial. Mereka menyebut rusaknya akses vital ke Desa Gading itu lantaran dilintasi truk-truk tambang Galian-C.
Setelah viral di media sosial, jalan berlubang itu lantas diurug dengan sirtu (pasir dan batu koral). Pengurugan lubang jalan diduga dari pihak pemilik tambang Galian-C.
Bukannya jalan berlubang semakin baik pascadiurug. Jalan tersebut malah semakin parah berlumpur bak kubangan kerbau setelah diguyur hujan semalaman. Kondisi jalan berlumpur pun kembali viral setelah diunggah masyarakat setempat ke medsos.
Meskipun sudah viral namun belum ada kepastian dari Pemerintah kapan infrastruktur itu akan diperbaiki. Pemkab Sragen beralasan masih banyak jalan rusak yang lebih parah daripada ruas Tanon-Gading.
Kades Gading Puryanto membenarkan kerusakan jalan dari jalan raya menuju Desa Gading. Jalan yang rusak sepanjang 1km itu merupakan aset Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen
Iya, (rusak parah) jalan yang masuk ke Gading. Akses dari jalan raya ke Desa Gading, 1Km. Status jalan kabupaten," ucap Puryanto, Selasa 13 Januari.
Perihal jalan yang becek penuh lumpur itu, menurut Kades terjadi setelah diurug lantas turun hujan. Material urug dari sirtu menjadikan berlumpur.
Meskipun jalan penuh lubang dan berlumpur Puryanto menganggap itu tidak membahayakan. Ia menyebut jalan itu sebelumnya dibangun dengan rigid beton dan dilapisi hot mix aspal.
"Itu diurug pakai sirtu. Hujan tidak turun deras, kalau deras malah keset dan terang jalannya malah baik. Jalan becek itu keras kok, bawahnya cor kok, terus hot mix itu cuma pas lubang diurug, gak ganggu," ucap dia berkilah. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....