Jebres Kembangkan Kampung Seni Berbasis Kehidupan Warga
- 18 Sep 2026 13:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kelurahan Jebres, Kota Surakarta, mengembangkan konsep kampung seni yang menjadikan aktivitas kesenian sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Pengembangan tersebut diarahkan menjadi kampung wisata yang tidak hanya menampilkan seni budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Lurah Jebres, Renita Ina Wijaya dalam dialog Jagongan, Kamis 17 September 2026, mengatakan wilayahnya memiliki beragam potensi seni, mulai dari pedalangan, tari, hingga karawitan. Potensi tersebut tumbuh di tengah masyarakat dan dinilai perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
“Alangkah baiknya potensi yang sudah ada ini dikembangkan, karena eman-eman kalau tidak dikembangkan,” ujar Renita.
Ketua Pokdarwis Kelurahan Jebres Hari Sapto menyebut sejumlah potensi sejarah dan budaya juga telah dipetakan untuk mendukung pengembangan kampung wisata. Di antaranya Sendang Pengantin, Gunung Kendil, kawasan tempuran sungai dengan Bengawan Solo, serta berbagai sanggar dan kelompok seni di wilayah Jebres.
Menurut Hari, konsep kampung seni tidak semata-mata menghadirkan pertunjukan bagi wisatawan. Kehidupan para pelaku seni sehari-hari justru menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ingin dikembangkan.
“Seni itu adalah jalan hidup. Jadi kita tidak lagi membuat sebuah pertunjukan di kampung itu, tetapi kehidupan sehari-hari pelaku seni ini adalah pertunjukan itu sendiri,” kata Hari.
Pengembangan kampung seni dilakukan melalui sinergi pemerintah kelurahan, Pokdarwis, LPMK, tokoh masyarakat, dan pelaku seni budaya. Renita mengatakan pemerintah kelurahan juga memberikan dukungan melalui legalitas, administrasi, penganggaran, serta mendorong keterlibatan pihak lain seperti CSR.
Kelurahan Jebres juga berupaya melibatkan generasi muda melalui Forum Anak dan Karang Taruna dalam berbagai kegiatan seni budaya. Renita menyebut keterlibatan generasi muda penting agar pelestarian seni dapat berlangsung secara berkelanjutan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
Selain seni budaya, pengembangan kampung wisata diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM. Hari mengatakan konsep kampung wisata nantinya diharapkan mencakup pelaku seni sekaligus pelaku usaha sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Saya lebih terciptanya kampung wisata. Kampung wisata itu lebih luas daripada kampung seni, jadi pengembangan tidak hanya seni budaya, tetapi pelaku usaha dan pelaku UMKM juga bisa berkembang di situ,” ucap Hari.
Renita menambahkan, tantangan utama dalam menjaga seni sebagai bagian dari kehidupan masyarakat adalah konsistensi dan komitmen bersama. Ia berharap masyarakat Jebres terus menjaga dan mengembangkan budaya Jawa sehingga dapat dikenal lebih luas. (Hil)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....