Pagelaran Wayang Kulit Wahyu Cakraningrat Meriahkan Merti Desa Mojosongo 2026

  • 29 Agt 2026 15:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta bersama PEPADI Kota Surakarta siap menggelar pertunjukan budaya yang spektakuler. Acara berupa Pagelaran Wayang Kulit ini diadakan dalam rangka perayaan Merti Desa Mojosongo tahun 2026. Pertunjukan seni tradisional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026 mendatang.

Pagelaran istimewa ini akan menampilkan lakon yang sarat makna, yaitu Wahyu Cakraningrat. Dua dalang kondang akan berkolaborasi memeriahkan panggung, yakni Ki Purbo Asmoro, S.Kar., M.Hum. dan Ki Kukuh Indrasmara, S.Sn. Kehadiran kedua tokoh pewayangan ini dipastikan akan menyedot perhatian para pecinta budaya Jawa.

Masyarakat dapat menyaksikan pagelaran wayang kulit ini secara langsung di Lapangan Mojosongo. Lokasi persisnya berada di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta. Acara puncak pewayangan ini akan dimulai tepat pada pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan Merti Desa ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat setempat atas melimpahnya berkah dan kerukunan warga. Selain sebagai ritual budaya, acara ini juga menjadi ajang pelestarian seni tradisi bagi generasi muda di tengah arus modernisasi. Pemerintah Kota Surakarta berharap kolaborasi dengan PEPADI dapat terus menjaga eksistensi wayang kulit.

Bagi masyarakat yang berhalangan hadir langsung di lokasi, panitia telah menyediakan fasilitas siaran langsung. Penonton dari berbagai daerah tetap bisa menikmati pertunjukan ini melalui siaran daring di saluran Youtube resmi Anjani Solo. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan penonton sekaligus mempromosikan budaya Surakarta ke kancah global.

Antusiasme warga diprediksi akan sangat tinggi mengingat lakon Wahyu Cakraningrat memiliki filosofi kepemimpinan yang kuat. Penyelenggara mengimbau masyarakat yang hadir langsung untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung. Kesuksesan pagelaran ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat kelestarian budaya di wilayah Surakarta dan sekitarnya.

Salah satu panitia penyelenggara, Dita Indah Sari mengatakan, selain panggung seni, acara Merti Desa ini juga akan membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Berbagai stan UMKM lokal turut meramaikan kawasan Lapangan Mojosongo selama perayaan berlangsung. Kolaborasi lintas sektor ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Rifqi Nadhif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....