Masyarakat Mendorong Kirab Budaya Desa Jambanan Masuk Agenda Event Pemkab Sragen

  • 28 Agt 2026 22:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Kirab Budaya dan Merah Putih Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, kembali digelar meriah pada Jumat 28 Agustus 2026 siang. Masyarakat setempat berharap event tahunan ini masuk calendar of event Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sragen.

Pantauan di lokasi, perhelatan tahunan yang memadukan pawai tradisi, busana, dan kreativitas warga ini melintasi jalan utama desa hingga berakhir di Lapangan Sasono Brojodento. Acara yang kini memasuki tahun ke-11 tersebut diikuti 27 kelompok peserta dari delapan dukuh.

Meski bertumpu pada kesederhanaan dan keterbatasan anggaran dana desa, tingginya semangat swadaya masyarakat membuat perhelatan tahun ini berlangsung lebih semarak.

Rangkaian Kirab Budaya dan Merah Putih 2026 ditutup dengan Panggung Pentas Seni dan Hiburan warga pada malam hari. Kegiatan ini juga didukung BUMDes Wargo Jaya, Pemuda Mahasiswa Peduli Desa Jambanan, serta elemen masyarakat setempat.

Warga Desa Jambanan Kecamatan Sidoharjo Sragen unjuk kebolehan dalam kirab budaya dan merah putih, Jumat 29 Agustus sore. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)

Kepala Desa Jambanan, Sugino Welly, menyampaikan bahwa antusiasme warga terus meningkat dari tahun ke tahun tanpa ada unsur paksaan dari pemerintah desa. Setiap dukuh secara mandiri mengusung tema kreasi seni dan tradisi masing-masing.

"Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa berkat persatuan dan prinsip guyub rukun. Kami berharap ke depan ada perhatian dan apresiasi lebih nyata dari pejabat (Bupati) Pemkab Sragen untuk hadir langsung memberikan semangat kepada masyarakat," ucap Sugino Welly.

Anggota DPRD Kabupaten Sragen, Faturohman, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi dan kemandirian warga Desa Jambanan. Menurutnya, potensi kebudayaan dan tradisi gotong royong warga layak diangkat ke tingkat daerah.

"Kami berencana mengusulkan kegiatan tahunan ini masuk dalam kalender event resmi Pemkab Sragen, baik melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun Dinas Pariwisata. Desa Jambanan ini bisa menjadi pilot project bagi desa-desa lain," ujar Faturohman di lokasi acara.

Faturohman menambahkan, akibat keterbatasan alokasi dana desa tahun ini, pelaksanaan acara dibantu secara swadaya oleh warga serta dukungan sponsor lintas pihak. Kehadiran dewan juri dari Dinas Pendidikan, PMD, dan Dinas Pariwisata diharapkan mampu memperkuat status Jambanan sebagai desa budaya. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....