Keraton Surakarta Matangkan Petugas Gamelan Sekaten
- 18 Agt 2026 22:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakrta - Persiapan pelaksanaan Sekaten di Masjid Agung Keraton Surakarta dimatangkan, termasuk pembagian tugas bagi para petugas yang akan mengiringi rangkaian tradisi tersebut selama sepekan.
Ketua Lembaga Dewan Adat sekaligus Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Hangabehi, GKR Koes Murtiyah Wandansari mengatakan, pematangan dilakukan untuk memastikan seluruh petugas siap menjalankan tugas mulai Rabu 19 Agustus 2026.
"Ya, hari ini tadi pematangan apa siapa-siapa saja yang akan bertugas mulai besok terus selama satu minggu membunyikan gamelan," ujarnya, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, rangkaian Sekaten juga akan diisi dengan jamasan sejumlah benda pusaka, termasuk Kiai Browijoyo dan gamelan Kanjeng Kiai Guntur Madu serta Kanjeng Nyai Setomi. Prosesi tersebut biasanya dilakukan sehari sebelum pelaksanaan Grebeg.
Ia menjelaskan, gamelan akan terlebih dahulu dibawa dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung. Setelah diserahkan kepada takmir masjid, gamelan menjadi tanggung jawab pihak masjid selama rangkaian Sekaten berlangsung.
"Setelah dibawa ke masjid nanti dari keraton menyerahkan kepada takmir masjid untuk direkso, untuk dijaga," ucapnya.
Gamelan selanjutnya akan dibunyikan mulai pukul 10.00 hingga 24.00 WIB. Namun, bunyi gamelan akan dihentikan sementara ketika memasuki waktu salat dan dilanjutkan kembali setelahnya.
"Pokoknya setiap waktu sholat itu berhenti terus berlanjut lagi, berhenti lanjut lagi begitu sampai jam dua belas malam," katanya.
Tradisi membunyikan gamelan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 25 Agustus 2026 malam. Namun, terdapat jeda pada malam Jumat sebagai bagian dari ketentuan pelaksanaan tradisi Sekaten.
Gusi Moeng menambahkan, seluruh petugas yang terlibat dalam pelaksanaan Sekaten telah dimatangkan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan sesuai dengan tata cara tradisi Keraton Surakarta. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....